J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Perkembangan Obligasi Syariah (Sukuk) di Indonesia 2021 | Solusi Investasi Berkah

Selasa, 16 Mar 2021, 14:00 WIB
Perkembangan obligasi syariah (sukuk) di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Menariknya, sukuk bisa menjadi solusi investasi berkah. Yuk, pelajari sekarang!

Obligasi merupakan salah satu instrumen keuangan yang menguntungkan dan menarik minat para investor. Hanya saja, tidak semua obligasi punya landasan syariah. Makanya, kini sudah ada obligasi syariah yang dikhususkan buat investor muslim yang mendepankan keberkahan dalam investasi.

Obligasi syariah (sukuk) merupakan instrumen keuangan sebagai solusi investasi yang sudah melalui penilaian dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Perusahaan yang menerbitkan obligasi syariah harus sudah lulus uji kehalalan baik dari segi produk atau jasa, proses, dan keuangan dari DSN MUI.

Tujuannya, biar umat Islam punya pilihan instrumen investasi yang mendapatkan keberkahan dari Allah subhanahu wata'ala, insyaa Allah. Karena pada akhirnya, setiap muamalah bakal dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak.

Nah, buat kamu yang belum tahu apa itu obligasi syariah, penting banget untuk mempelajarinya sebelum memilih investasi pada obligasi.

Yuk, simak penjelasan Jaka tentang obligasi syariah biar investasimu makin berkah dan menguntungkan!

Pengertian Obligasi Syariah (Sukuk)

Perkembangan Obligasi Syariah Di Indonesia 6bbc3

Obligasi syariah adalah suatu bukti kepemilikan aset perusahaan yang dimiliki oleh investor yang nantinya bakal dibeli kembali oleh perusahaan dengan memberikan keuntungan kepada investor.

Dalam hal ini, penerbitan obligasi syariah harus punya jaminan aset sebagai bentuk kepemilikan buat investor.

Nah, status perusahaan penerbit obligasi syariah adalah sebagai penyewa aset dari investor atas kepemilikan obligasi syariah dalam periode tertentu yang digunakan untuk operasional perusahaan.

Bedanya dengan obligasi konvensional adalah status dana investasi dianggap sebagai bukti utang perusahaan BUMN atau swasta dari para investor yang nanti pokok dan kupon bakal dibayar oleh perusahaan sebagai bentuk imbal hasil dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, kupon yang dianggap sebagai keuntungan ini punya arti yang berbeda di mata Islam. Menurut Islam, kupon obligasi konvesional berarti tambahan nilai atas hutang alias riba.

Inilah yang menjadi dasar perbedaan antara obligasi konvensional dengan obligasi syariah alias sukuk. Obligasi syariah punya landasan jual beli dari hasil menyewakan aset untuk mendapatkan untung.

Di sisi lain, obligasi konvensional menganggap kupon dari hasil memberi pinjaman sebagai keuntungan. Memang buat penganut ilmu ekonomi populer ini dianggap wajar. Namun, Islam mengharamkan mengambil keuntungan dari utang.

Karakteristik Obligasi Syariah

Obligasi Syariah Adalah Sukuk 0e471

Sebagai instrumen investasi syariah, obligasi syariah juga punya karakteristik tersendiri. Ini sangat penting agar kamu bisa mengenali sukuk lebih dalam lagi sebelum memutuskan berinvestasi.

Ketika sudah tahu beberapa karakteristik sukuk, secara tidak langsung kamu sudah berkontribusi untuk kegiatan syiar Islam di bidang ekonomi dan muamalah yang dimulai dari diri sendiri.

Untuk itu, Jaka sudah tuliskan poin-poin penting terkait karakteristik obligasi syariah yang bisa kamu pelajari berikut ini.

  1. Obligasi syariah mengutamakan bagi hasil alis nisbal atas penggunaan aset yang besarannya sudah disepakati antara perusahaan penerbit sukuk dengan investor.
  2. Adanya Dewan Pengawas Syariah dari MUI yang bertugas mengawasi obligasi syariah sejak pertama kali diterbitkan ke publik.
  3. Jenis industri dan kegiatan usaha yang dilakukan oleh emiten (perusahaan penerbit sukuk) tidak melanggar ketentuan syariah.

Nah, mulai dari sini kamu bisa lebih mengerti kalau obligasi syariah menghasilkan keuntungan dari fee margin, uang sewa (ujrah), hingga bagi hasil lainnya yang berlandaskan perdagangan dan bukan dari hasil bunga (riba). Inilah jenis obligasi yang sesuai landasan syariah.

Jenis Obligasi Syariah

Jenis Obligasi Syariah A8d30

Seperti yang sudah Jaka bahas tadi bahwa obligasi syariah menghasilkan untung dari aktivitas jual beli alias perdagangan. Setiap perdagangan juga pasti punya perbedaan, terutama pada perjanjian dagang alias akad.

Ini juga berlaku buat obligasi syariah sehingga terbagi menjadi empat jenis sukuk. Setiap sukuk punya tujuan akad tersendiri untuk menghasilkan keuntungan.

Menilik dari segi akad obligasi syariah, maka jenis obligasi syariah terbagi menjadi empat jenis berikut ini.

1. Sukuk Mudharabah

Obligasi syariah dengan akad mudharabah ini berarti suatu perjanjian usaha antara investor (shaahibul maal) yang menyediakan modal dengan pengusaha/pengelola (mudharib) yang menyediakan keahlian dan tenaga untuk mengelola usaha.

Investor menanggung seluruh risiko kerugian usaha dengan syarat tidak terjadi wanprestasi alias niat tidak baik dari mudharib sehingga berakibat merugikan perusahaan.

Sementara itu, porsi keuntungan sudah ditentukan bersama dan disepakati terlebih dahulu oleh kedua belah pihak yakni investor dan pengelola.

2. Sukuk Musyarakah

Sukuk jenis ini menggunakan akad musyarakah, yakni kepemilikannya berdasarkan penggabungan modal untuk membiayai usaha baik untuk proyek baru maupun usaha yang sudah berjalan.

Jumlah keuntungannya pun bakal dibagikan sesuai porsi jumlah modal yang disertaikan oleh masing-masing pihak kepada perusahaan.

Demikian halnya dengan kerugian yang mana juga disesuaikan dengan penyertaaan modal yang ditanamkan oleh shaahibul maal.

3. Sukuk Istishna

Pada sukuk istishna, kepemilikan aset perusahaan berdasarkan jual beli yang dilakukan oleh investor yang membelikan aset atau barang kepada perusahaan untuk menjalankan suatu proyek.

Nah, soal jumlah, spesifikasi, harga, dan penyerahan barang harus disepakati terlebih dulu. Akad istishna ini lebih mirip transaksi kredit barang yang mana perusahaan bakal melunasinya kepada investor sesuai harga setelah adanya kesepakatan waktu pembayaran sebelumnya.

4. Sukuk Ijarah

Akad pada sukuk ijarah ini hampir mirip dengan sukuk isthsna. Hanya saja, pada sukuk ini terdapat imbal hasil dari penyewaan aset kepada perusahaan.

Modal yang diberikan investor ditujukan untuk membeli aset yang bakal digunakan dan dibeli perusahaan. Investor juga bakal mendapatkan pendapatan dari pembelian aset yang dilakukan oleh perusahaan.

Lebih gampangnya, di dalam sukuk ijarah terdapat dua transaksi yakni penyewaan dan pemindahan kepemilikan aset. Soalnya, perusahaan menyewa dan membeli aset yang digunakan dari investor.

Perkembangan Obligasi Syariah di Indonesia

Obligasi Syariah Atau Sukuk 2021 A8dab

Belum lengkap rasanya kalau ngomongin obligasi syariah tanpa tahu bagaimana perkembangnnya saat ini. Ternyata, per bulan Februari 2021 dana investasi lewat obligasi syariah sudah mencapai lebih dari Rp30 Triliun, nih.

OJK sudah mencatat bahwa perkembangan obligasi syariah antara tahun 2020 hingga Februari 2021 meningkat Rp500 Milyar. Meskipun di tengah wabah Covid-19, Indonesia masih mencetak kenaikan nilai instrumen investasi syariah ini.

Selain itu, sudah ada 165 sukuk yang diterbitkan oleh emiten baik dari perusahaan BUMN maupun perusahaan swasta. Wah, ini bisa jadi kabar gembira untuk para investor yang berminat berinvestasi lewat obligasi syariah, nih.

Akhir Kata

Itulah penjelasan Jaka buat kamu yang mulai melirik obligasi syariah (sukuk) sebagai instrumen investasi yang menguntungkan dan halal. Perkembagan nilai obligasi syariah setiap tahun menjadi bukti bahwa kamu bisa mulai mempertimbangannya untuk menjadi portofolio efek prioritas.

Biar syiar investasi Islami tersebar luas dan menguntungkan masyarakat, boleh banget semisal kamu share artikel obligasi syariah ini kepada teman-teman.

Selamat memilih obligasi syariah untuk berinvestasi!

Baca juga artikel Investasi lainnya dari Nabila Ghaida Zia

ARTIKEL TERKAIT
Cara Menghitung Bunga Deposito 40918
Cara Menghitung Bunga Deposito Termudah 2021, Lengkap dengan Rumus!
Deposito Adalah Menyimpan Uang 4036d
Deposito Adalah Investasi, Benarkah? | Saatnya Melek Investasi
Perbedaan Saham Biasa Dan Saham Preferen 0d922
4 Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Perbedaan Reksadana Dan Saham D3ff0
6 Perbedaan Reksa Dana dan Saham yang Harus Investor Ketahui
Perbedaan Saham Dan Obligasi 8dcb6
Perbedaan Saham dan Obligasi Terlengkap 2021 | Mana yang Menguntungkan?
Reksa Dana Pasar Uang Adalah A3d1e
7 Rekomendasi Reksa Dana Pasar Uang Terbaik 2021 | 100% Mengunci Risiko
Aplikasi Reksadana Terbaik 8b8eb
7 Aplikasi Reksadana Terbaik 2021, Cuma Modal Rp10 Ribu Doang!
Tips Menabung Untuk Pelajar 82f03
11 Tips Menabung untuk Pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK | Cepat Terkumpul Banyak
Mengenal Dividen Dan Jenis Jenis Dividen F07f4
Mengenal Dividen dalam Akuntansi dan Jenis-jenis Dividen Terlengkap
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal