J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Deposito Adalah Investasi, Benarkah? | Saatnya Melek Investasi

Kamis, 4 Mar 2021, 11:00 WIB
Benarkah deposito adalah instrumen investasi yang menguntungkan? Mungkin kamu mulai berubah haluan setelah menyimak penjelasan Jaka ini.

Perkembangan perusahaan fintech, perusahaan jasa pendanaan online, semakin marak. Hal ini juga mendorong dunia perbankan untuk mengikuti program deposito dengan imbalan bunga. Namun, benarkah deposito adalah investasi?

Produk deposito memang disertai iming-iming alias imbal hasil setelah nasabah rela menahan uangnya selama periode tertentu.

Jumlah bunga setiap produk deposito memang bervariasi dan dengan jangka waktu tertentu.

Namun, jangan coba-coba mengambil uang deposito sebelum periode deposit berakhir, lho. Kamu bakal kena penalti.

Benarkah Deposito Adalah Investasi?

Pengertian Deposito F7961

Harapan para nasabah ketika mengikuti program deposito adalah untuk menjaga nilai uang mereka agar tidak terkena inflasi alias penyusutan nilai uang.

Karena memang tidak memiliki waktu untuk berbisnis atau tidak memiliki keterampilan untuk mengelola keuangan, akhirnya deposito dijadikan alternatif investasi.

Nah, kali ini Jaka bakal menjelaskan perihal tentang deposito agar kamu semakin memahami dunia keuangan.

Bagaimana Perhitungan Deposito?

Ngomong-ngomong tentang deposito, maka tidak lengkap rasa kalau tidak disertai perhitungan bunga deposito.

Karena bunga adalah alasan utama setiap nasabah bersedia mengikuti program deposito dari bank.

Setiap bank biasanya memiliki jangka waktu deposito dan persentase bunga yang ditawarkan.

Namun, agar memudahkan simulasi deposito, Jaka bakal menggunakan jangka deposito selama setahun.

Spesifikasi Simulasi Deposito Jumlah
Keuntungan bunga deposito = 5% x Rp200 juta x 360 / 365 Rp9.863.013,7
Pajak deposito = 20% x Rp9.863.013,7 Rp1.972.013,74
Pendapatan bersih = Rp9.863.013,7 - Rp1.972.013,74 Rp7.890.410,96
Persentase keuntungan = Rp7.890.410,96/Rp200.000.000 3,95%

Nah, sekarang kamu sudah melakukan proyeksi keuntungan selama setahun dengan keuntungan bunga setelah pajak sebesar 3,95 persen.

Kalau rata-rata inflasi per tahun mencapai 4 persen, maka kamu tetap rugi sebesar 0,05 persen dalam setahun alias Rp100.000 setahun.

Namun, kenyataannya rata-rata inflasi bisa lebih tinggi dari 4 persen per tahun, lho.

Kira-kira apakah kamu masih berminat mengikuti program deposito di bank?

Mungkin kamu sedang mengikui program deposito, kamu bisa menganalisis hanya dengan cek saldo rekening setelah jangka waktu deposito selesai.

Fakta Deposito

Simulasi Deposito Adalah 88632

Agar kamu semakin jelas tentang dunia deposito, Jaka juga bakal membahas beberapa fakta tentang deposito.

Yuk simak penjelasan Jaka terkait fakta deposito yang harus kamu ketahui berikut ini!

1. Ada Minimal Setoran Deposito

Sebagai salah satu produk keuangan, deposito adalah produk keuangan yang mewajibkan setoran tetap dengan batas jangka waktu deposito tertentu sesuai kesepakatan.

Mungkin kamu ingin memulai deposito sejumlah Rp5 juta. Kamu tinggal mengajukannya kepada bank tertentu yang menyediakan produk deposito.

2. Memiliki Jangka Waktu Deposito

Setelah kamu melakukan setoran, kamu juga bakal menentukan jangka waktu depostio.

Jadi, selama kamu mengikuti program deposito dengan jangka waktu yang telah disepakati, kamu tidak diperbolehkan untuk mengambil uang deposito hingga jangka waktu deposito berakhir.

3. Ada Pencairan Dana

Nah, setelah kamu menyelesaikan masa tunggu deposito yang telah kamu sepakati dengan pihak bank, maka kamu bisa mengambil uang plus keuntungan bunga.

Bagi sebagian orang, pengambilan keuntungan bunga deposito disebut juga pencairan dana.

4. Menjanjikan Bunga Deposito

Para nasabah yang pasti dijanjikan keuntungan bunga deposito sebagai imbalan karena bersedia menahan dananya di bank dalam jangka waktu tertentu.

Keuntungan bunga deposito ini yang menjadi alasan sebagian besar nasabah bersedia mengikuti program deposito.

5. Risiko Rendah

Tidak seperti kalau kamu membuka usaha baru dengan mempertimbangkan banyak waktu, tenaga, pikiran, dan permodalan, deposito merupakan alternatif untuk menyimpan uang dengan risiko rendah.

Walaupun kamu tetap memiliki potensi kerugian karena tingkat inflasi lebih tinggi dibandingkan bunga deposito, program deposito bisa dikatakan lebih aman dibandingkan kamu hanya menyimpan uang di bank.

6. Dana Deposito Sebagai Jaminan

Bank tentu saja tidak ingin rugi tentang resiko nasabah yang tidak bisa menyepakati perjanjian deposito.

Makanya, sebagai bentuk mengamankan resiko itu, bank menjadikan dana deposito sebagai jaminan.

7. Dikenai Pajak

Deposito adalah suatu produk keuangan yang dianggap sebagai instrumen investasi di dunia keuangan.

Nah, pengenaan pajak ini sebagai bukti bahwa keuntungan bunga deposito sebagai bentuk investasi keuangan yang harus dikenai pajak.

8. Ada Penalti

Namun, jangan kamu coba-coba untuk mengambil uang yang telah kamu depositokan ke bank.

Ketika kamu mengambil uang sebelum batas waktu deposito berakhir, penalti bakal kamu dapatkan.

Kebijakan penalti ini tentu bisa berbeda-beda pada tiap bank. Namun, kesamaaannya adalah keuntungan bunga deposito hangus dan mungkin uang kamu tidak bisa dicairkan 100 persen.

Masih Menganggap Deposito Adalah Investasi?

Kalkulasi Deposito 32472

Sampai di sini apakah kamu masih menganggap bahwa produk deposito adalah suatu instrumen investasi?

Tentu jawabannya kamu sendiri yang menentukan, hanya saja Jaka memberikan gambaran sebelum kamu mantap memilih produk keuangan.

Catatan:

Karena sebagian besar penduduk Indonesia adalah muslim, sebaiknya kamu tidak mengikuti program deposito bank konvensional.

Bisa dipahami karena bunga deposito ini dianggap riba dan sebagian besar keuntungan bank konvensional didapatkan dari pendapatan hasil utang nasabah.

Deposito vs Emas

Nah, sebagai teman setia kamu, Jaka juga bisa mengerti tentang pemahaman deposito buat kamu yang beragama Islam.

Makanya, Jaka merekomendasikan kamu untuk memilih investasi logam mulia saja agar nilai uang kamu tidak terkenal inflasi.

Kamu bisa cek di beberapa media online terkait harga logam mulia Antam pada 31 Januari 2020 mencapai Rp774.000 per gram.

Pada akhir tahun 2020 ini, harga logam mulia Antam mencapai harga di atas Rp900 ribu per gram.

Dalam setahun saja nilai investasi logam mulai bertambah di atas Rp200 ribu, lho.

Walaupun kamu ingin menjual logam mulia Antam, kamu tetap masih mendapatkan keuntungan lho dibandingkan kamu mengikuti program deposito.

Sebagai seorang muslim, dengan membeli logam mulia kamu tetap bisa melakukan investasi dengan tidak meninggalkan ajaran Islam.

Akhir Kata

Itulah penjelasan Jaka pengertian deposito disertai fakta yang menyertainya. Sekarang pilihan ada di tangan kamu, apakah kamu menganggap kalau deposito adalah investasi atau tidak.

Semoga bermanfaat!

Baca juga artikel tentang Out of Tech dari Nabila Ghaida Zia.

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal