J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Inilah Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan | Ada Konsekuensinya!

Kamis, 8 Apr 2021, 09:00 WIB
Simak cara menonaktifkan BPJS Kesehatan berikut ini.

BPJS Kesehatan merupakan program nasional yang wajib diikuti seluruh WNI untuk meringankan biaya pengobatan. Meski demikian, terdapat cara menonaktifkan BPJS Kesehatan yang bisa kamu tempuh.

Kepesertaan BPJS Kesehatan bahkan diwajibkan oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Namun, beberapa orang tetap ingin mengaktifkannya karena beberapa alasan, seperti naiknya iuran BPJS Kelas 1 dan 2 per Januari 2020 lalu.

BPJS Kesehatan bisa dinonaktifkan, namun ada beberapa konsekuensi yang harus ditanggung.

Konsekuensi dari Menonaktifkan BPJS Kesehatan

1. Konsekuensi Legal

Peraturan Pemerintah (PP) No. 86 Tahun 2013 mewajibkan setiap WNI untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Apabila kamu melanggar peraturan hukum ini, maka kamu akan dikenakan sanksi administratif, seperti pembatasan akses pembuatan paspor, SIM, STNK, sampai IMB.

2. Konsekuensi Finansial

Konsekuensi selanjutnya, peserta yang berhenti dari BPJS Kesehatan tidak bisa kembali mengakses fasilitas kesehatan tingkat 1 sampai faskes lanjutan dan seluruh manfaat utama yang bisa dinikmati peserta BPJS Kesehatan.

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan

Menonaktifkan BPJS Kesehatan umumnya dilaksanakan oleh anggota keluarga peserta yang meninggal.

Selain itu, juga dilakukan oleh perusahaan terhadap ada pegawai yang mengundurkan diri atau di-PHK. Berikut cara-caranya:

1. Menonaktifkan BPJS Kesehatan Melalui Aplikasi e-DABU

E DABU Bc098

Sumber foto: (e-DABU}

Cara ini dapat digunakan oleh perusahaan yang ingin menonaktifkan kepesertaan pegawainya yang mengundurkan diri atau di-PHK.

E-DABU adalah aplikasi Elektronik Data Badan Usaha yang dikembangkan BPJS Kesehatan. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi e-DABU di https://edabu.bpjs-kesehatan.go.id/Edabu/Home/Login
  • Login dengan username dan password yang telah dibuat
  • Klik menu Mutasi Peserta
  • Klik menu Data Peserta
  • Akan muncul seluruh daftar peserta
  • Klik nama peserta yang akan dinonaktifkan
  • Klik Nonaktifkan Peserta

2. Menonaktifkan BPJS untuk Anggota Keluarga yang Meninggal

Di dalam hal ini, pihak keluarga harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan Berikut langkah-langkahnya:

a. Siapkan setiap dokumen yang diperlukan, yaitu:

  • Kartu BPJS Kesehatan peserta yang telah meninggal
  • Fotokopi Surat Keterangan Kematian dari Rumah Sakit atau RT/RW setempat
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • KTP peserta yang meninggal
  • Bukti pembayaran iuran terakhir

b. Datangi kantor BPJS Kesehatan setempat dan jelaskan tujuanmu

c. Petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen

d. Kemudian, petugas akan segera memproses penonaktifan Kartu BPJS Kesehatan tersebut.

3. Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan bagi PBI

PBI alias Peserta Penerima Bantuan Iuran adalah peserta yang merupakan orang tidak mampu sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Iuran mereka ini dibayarkan pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan.

Meski begitu, mungkin ada alasan tertentu yang membuat PBI ingin menonaktifkan BPJS Kesehatan-nya, seperti ingin pindah kepesertaan ke jalur mandiri atau PPU/PBPU. Berikut langkah-langkahnya:

a. Siapkan dokumen-dokumen di bawah ini:

  • Fotokopi KK
  • Pas foto berwarna 3x4
  • Surat pengantar dari Badan Usaha apabila mau pindah kepesertaan

b. Mendatangi dinas sosial untuk mengisi form keluar dari peserta PBI dan memperoleh surat pengantar serta berkas lainnya untuk dibawa ke kantor BPJS Kesehatan

c. Mendatangi kantor BPJS atau melalui perwakilan perusahaan

d. Mengisi formulir pengajuan peralihan

e. Proses penonaktifan umumnya akan memakan waktu sekitar 6 bulan

Permohonan Keringanan

Jika peserta BPJS Kesehatan terkendala di dalam pembayaran iuran setiap bulannya, maka ia bisa mengubah status kepesertaannya menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Berikut syarat untuk pindah ke BPJS PBI:

  • Memiliki tempat tinggal dengan luas lantai bangunan kurang dari 8 meter persegi
  • Memiliki dinding tempat tinggal dari bambu, rumbia, atau kayu
  • Mempunyai lantai tempat tinggal terbuat dari tanah, bambu atau kayu
  • Hanya dapat membeli satu pakaian baru di dalam setahun
  • Hanya bisa mengkonsumsi daging, susu, dan ayam satu kali seminggu
  • Hanya mampu makan satu sampai dua kali sehari
  • Tidak menggunakan listrik sebagai sumber penerangan
  • Tidak mampu membayarkan biaya pengobatan di puskesmas maupun poliklinik
  • Tidak mempunyai fasilitas buang air besar di tempat tinggal
  • Tidak memiliki tabungan dengan nilai minimal Rp500.000, termasuk kendaraan bermotor, emas, dan lain-lain
  • Masih menggunakan tungku untuk memasak
  • Sumber air minumnya berasal dari mata air tidak terlindung
  • Pendapatan kepala keluarga kurang dari Rp600.000 per bulan
  • Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga maksimal hanya tamat SD

Akhir Kata

Demikianlah cara menonaktifkan BPJS Kesehatan beserta konsekuensinya, geng. Coba dipertimbangkan masak-masak sebelum mencobanya, ya.

Baca juga artikel Finansial atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

ARTIKEL TERKAIT
Cara Cek Tagihan Bpjs Kesehatan Perusahaan 53f49
3 Cara Mudah Cek Tagihan BPJS Kesehatan Perusahaan, Terbaru 2021!
Cara Cek Tagihan Bpjs Kesehatan 0e8c8
4 Cara Mudah Cek Tagihan BPJS Kesehatan 2021, Cukup Sekali Klik!
Aplikasi New Pcare 2019 7121f
Apa Itu Pcare BPJS Kesehatan? | Ini Cara Download dan Daftarnya!
Cara Daftar Bpjs Online 85cb6
Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Terbaru 2021 sesuai Prosedur | Mudah dan Singkat
Cek Nomor Bpjs B4b69
Lupa Nomor BPJS? Begini Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan
Header 15 625e7
3 Cara Bayar BPJS yang Paling Mudah Dilakukan
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal