Pengertian Asuransi Syariah & Manfaatnya | Lebih Bagus Mana Dibanding Konvensional?

Default

Asuransi syariah adalah alternatif lain buat kamu yang ingin mempersiapkan diri terkait soal finansial, tapi kurang suka dengan konsep pengelolaan asuransi konvensional.

Padahal di lain sisi, asuransi adalah salah satu hal penting yang dapat membantu pesertanya untuk meminimalisir faktor risiko yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi.

Apalagi kita nggak pernah tahu peristiwa seperti apa yang akan terjadi kedepannya, sehingga mendaftar asuransi dinilai sangat penting dan dibutuhkan dalam kehidupan semua orang.

Nah, buat kamu yang tertarik mendaftar jenis asuransi satu ini, mending kenali dulu apa itu asuransi syariah, manfaat, dan perbedaannya dengan asuransi konvensional berikut.

Pengertian Asuransi Syariah

Asuransi Syariah Adalah 335d4
Sumber foto: Indonesiare

Menurut OJK, asuransi syariah adalah usaha untuk saling melindungi dan membantu di antara para pemegang polis (peserta) melalui pengumpulan dan pengelolaan dana tabarru yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu.

Kegiatan ini pun dilakukan melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Tabarru sendiri bermakna semua bentuk akad yang dilakukan dengan tujuan kebajikan dan tolong menolong, bukan dengan tujuan komersial atau pun sumbangan. Dengan begitu, dana tabarru bisa disebut juga sebagai dana tolong-menolong.

Dalam asuransi syariah, perusahaan asuransi berperan sebagai operator atau pengelola yang melakukan pengelolaan dana tabarru dari para peserta untuk saling tolong menolong.

Oleh karena itu, asuransi syariah lebih berat pada prinsip sharing of risk dibandingkan prinsip transfer of risk yang digunakan asuransi konvensional.

Artinya, risiko satu orang dibebankan kepada seluruh orang atau pihak yang menjadi pemegang polis. Maka dari itu, asuransi syariah dapat memperkuat rasa kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong bagi para pesertanya.

Keunggulan & Manfaat Asuransi Syariah

Manfaat Asuransi Syariah 062e4
Sumber foto: Cermati

Sama seperti asuransi konvensional, asuransi syariah pun tentunya memiliki sejumlah keunggulan yang bisa kamu pertimbangkan untuk memilihnya sebagai proteksi finansial.

Adapun berbagai manfaat serta keunggulan yang bisa kamu dapatkan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Pengelolaan dana menggunakan prinsip syariah, sehingga dana asuransi tidak bisa diinvestasikan pada saham non-syariah.
  • Hasil investasi yang diperoleh dibagi antara pemegang polis dan perusahaan asuransi sesuai akad yang digunakan.
  • Premi yang disetorkan sebagai tabarru tidak akan hangus meskipun tidak diklaim selama masa proteksi.
  • Premi yang masuk tidak sepenuhnya menjadi milik perusahaan asuransi, melainkan sebagian menjadi milik pemegang polis secara kolektif atau individual.
  • Pengelolaan dana dilakukan secara transparan.
  • Adanya alokasi dan distribusi surplus underwriting.
  • Halal.

Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional

Perbedaan Asuransi Syariah Dan Asuransi Konvensional F4596
Sumber foto: Lifepal

Mungkin banyak dari kamu yang bertanya-tanya mengenai apa perbedaan asuransi syariah dan konvensional. Mengingat keduanya menggunakan prinsip yang berbeda dalam praktik pengelolaannya.

Nah, untuk lebih jelasnya mari kita bagi pembahasannya dalam beberapa aspek utama berikut ini.

1. Konsep Pengelolaan Risiko

Seperti yang sudah Jaka sebutkan sebelumnya, asuransi syariah memiliki konsep pengelolaan risiko sharing risk.

Di mana, risiko yang dihadapi satu orang tidak dibebankan sepenuhnya kepada perusahaan asuransi syariah, melainkan kepada seluruh pemegang polis lainnya.

Sementara, asuransi konvensional memiliki prinsip transfer risk, yang berarti pengalihan risiko ekonomis atas meninggal atau hidupnya seseorang dibebankan seluruhnya kepada perusahaan asuransi sebagai penanggung risiko.

2. Kontrak Perjanjian (Akad)

Dalam hal kontrak perjanjian atau akad, produk asuransi syariah menggunakan akad hibah (tabarru) sebagai bentuk ta'awwun (tolong menolong) sesuai dengan syariat Islam dan dipastikan halal.

Sementara, asuransi konvensional cenderung mirip seperti perjanjian jual-beli. Di mana, pihak tertanggung yang sudah membayarkan premi berhak menerima pertanggungan risiko dari perusahaan asuransi.

3. Surplus Underwriting

Surplus Underwriting adalah selisih lebih dari total kontribusi peserta ke dalam dana tabarru ditambah kenaikan aset reasuransi, setelah dikurangi pembayaran klaim, kontribusi reasuransi, dan kenaikan cadangan teknis dalam satu periode tertentu.

Dalam asuransi syariah, surplus underwriting ini dibagikan kepada peserta sesuai dengan regulasi yang ada dan telah disepakati sebelumnya.

Sedangkan dalam asuransi konvensional, tidak ada alokasi dan distribusi surplus underwriting. Dengan kata lain, keuntungan underwriting dalam asuransi konvesional menjadi milik perusahaan dan tidak dibagikan kepada peserta.

4. Kepemilikan Dana

Sesuai dengan akad yang berlaku pada masing-masing jenis asuransi, maka dalam asuransi syariah, dana asuransi tersebut adalah milik bersama dan perusahaan asuransi hanya bertindak sebagai pengelola.

Namun, lain halnya pada asuransi konvensional. Di mana, premi yang dibayarkan peserta menjadi milik perusahaan asuransi dan mereka lah yang memiliki kewenangan penuh terhadap pengelolaan dan alokasi dana.

5. Dewan Pengawasan

Karena menggunakan prinsip-prinsip syariah, maka perusahaan asuransi syariah wajib memiliki Dewan Pengawasan Syariah untuk melakukan pengawasan terhadap pemenuhan prinsip syariah tersebut.

Pengawasan ini dilakukan secara ketat dan dilaksanakan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) yang dibentuk langsung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sebaliknya, asuransi konvensional tidak memiliki dewan pengawasan khusus, namun tetap dijalankan sesuai perjanjian antara peserta dan perusahaan asuransi.

Akhir Kata

Nah, itulah pembahasan seputar asuransi syariah lengkap dengan berbagai keunggulan serta perbedaannya dengan asuransi konvensional.

Dari pembahasan ini, sebenarnya keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Hanya saja, apakah kelebihan yang ditawarkan tersebut sesuai dengan prinsip hidup dan kepercayaan kamu?

Baca juga artikel seputar Finansial atau artikel menarik lainnya dari Shelda Audita

ARTIKEL TERKAIT
Aplikasi Simulasi Trading Saham Untuk Pemula 1b0b8
8 Aplikasi Simulasi Trading Saham Terbaik Android | Anti Rugi!
Aplikasi Saham A449c
10 Aplikasi Saham Online Terbaik 2021, Terdaftar di OJK!
Apa Itu Saham Ipo 9df71
Kupas Tuntas Apa Itu Saham, Jenis, Risiko, dan Istilah Lainnya, Newbie Masuk!
Keuntungan Investasi Saham 4803a
Hati-Hati! Inilah 7 Risiko & Keuntungan Investasi Saham
Saham Blue Chip 7ae6a
10 Saham Blue Chip Paling Prospektif dan Layak Dibeli
Instrumen Investasi Fb256
Apa Itu Instrumen Investasi & Jenisnya | Investor Pemula Wajib Tahu!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal