Ini Alasan Kenapa Persentase Baterai Laptop Tidak Pernah Akurat

Ditulis oleh Jaka - Sabtu, 22 Oktober 2016, 18:00
Kesel nggak, jika laptop tiba-tiba mati saat digunakan? Dan ternyata karena kehabisan baterai. Jadi berikut alasan kenapa persentase dan estimasi baterai laptop tidak pernah akurat.

Baterai laptop, jika kamu punya mobilitas kerja yang sangat tinggi pasti sulit untuk memisahkannya dari laptop saat ke mana pun kamu pergi. Tentu kamu sudah melakukan berbagai macam cara untuk menghemat baterai laptop agar tetap bisa tahan lama saat digunakan di mana pun.

Ya, mulai dari meredupkan kecerahan layar, mengubah pengaturan Power Plan ke modus Power Saver, menggunakan browser yang hemat daya, dan lainnya. Setelah kamu melakukan berbagai upaya tersebut, sekarang coba lihat informasi baterai yang ada di pojok bawah kanan status bar kamu. Ya, laptop mempunyai perkiraan daya tahan baterai yang cukup panjang bahkan hingga 6 jam (tergantung persentase baterai).

BACA JUGA
  • Tips Memilih Laptop Sesuai Dengan Kebutuhan 2016
  • Cara Mencegah Hacker Ngintip Via Webcam Laptop Kamu
  • Cara Menjadikan Laptop Sebagai Hotspot Tanpa Software | Windows 10, 8, dan 7

Kenapa Estimasi Baterai di Laptop Tidak Pernah Akurat?

Sayangnya, praktiknya berbeda dari estimasi yang ditawarkan. Kenyataannya ketika laptop baru digunakan 2-3 jam, baterai sudah menjerit memberi peringatan minta tolong untuk di-charge. Penasaran nggak sih, kenapa estimasi dan persentase baterai di laptop tidak akurat? Berikut penjelasannya.

Laptop Hanya Memprediksi Berdasarkan Pemakaian Saat itu

Ya, estimasi daya tahan baterai pada laptop tidak mutlak. Baterai akan terkuras lebih cepat ketika kamu menggunakan aplikasi tertentu. Misalnya, laptop mungkin memperkirakan baterai akan bertahan selama sepuluh jam jika kamu meredupkan layar saat browsing Internet. Namun, pada beberapa situs terutama yang menampilkan banyak iklan bahkan iklan video, tentunya akan menggunakan sumber daya lebih dari yang seharusnya.

Selain itu, perkiraan estimasi baterai juga dapat berubah berdasarkan proses kerja komputer di latar belakang, misalnya update otomatis yang berjalan di latar belakang. Proses update tersebut akan menggunakan sumber daya CPU dan menguras daya tahan baterai lebih cepat. Apalagi jika kamu menggunakan beberapa aplikasi secara bersamaan.

Solusi Agar Persentase Baterai Lebih Akurat

Jika laptop kamu masih baru, tentunya daya tahan baterai laptop kamu bisa diandalkan dan bertahan lama. Namun, buat kamu pengguna laptop yang sudah cukup lama pasti merasakan performa baterai laptop yang semakin menurun. Misalnya saja ketika persentase baterai mencapai titik 50 persen, nggak lama kemudian laptop kamu tiba-tiba mati sendiri tanpa peringatan. Solusi untuk memperbaiki baterai laptop cepat habis ini yaitu dengan cara kalibrasi baterai laptop. Berikut caranya:

Proses kalibrasi ini memerlukan siklus menghabiskan baterai dari penuh sampai habis dan mengisinya lagi hingga penuh, sehingga butuh waktu beberapa jam untuk menyelesaikannya. Setelah proses kalibrasi, indikator baterai laptop kamu akan menunjukkan kapasitas persentase dan estimasi baterai yang lebih akurat. Bagaimana pun, perkiraan tetaplah perkiraan dan tidak pernah benar-benar akurat. Bisa bertahan lebih lama, tapi cenderung habis lebih cepat.

ARTIKEL TERKAIT

Inilah Browser yang Bisa Menghemat Baterai Laptop Kamu Hingga 50%

Jangan Lakukan Hal Ini Ketika Kamu Browsing di Internet

Perbedaan Quick Format dan Format, Lebih Baik Mana?

3 Cara Membuat Aplikasi Android Online & Tanpa Coding dengan Mudah

Cara Mudah Pindahkan Data iPhone ke Google Drive

APPS TERKAIT
Image Resizer for Windows 3.0
Apps BriceLambson
Foap - sell your photos 3.5.12.433
Apps Foap
VLC Media Player 3.0.6
Apps VideoLAN.org
Any Video Converter 6.0.4
Apps
undefined
Kembali Keatas