Ustadz Jaka: Apa Hukumnya Keluar Dari Group WhatsApp?

Ditulis oleh Jaka - Rabu, 07 Juni 2017, 17:30
Aplikasi chatting semakin beragam ya? Di bulan puasa ini mari sejenak merenung, gimana hukumnya left grup WhatsApp atau grup chat lainnya?

Pertanyaan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Gini, Saya mau tanya mengenai unek-unek pribadi. Di zaman sekarang ini kan komunikasi makin gampang nih, Tadz. Mau kirim uang gak usah ke ATM, mau belanja juga gak perlu ke pasar atau ke mall, bahkan mau ngobrol juga bisa cukup lewat aplikasi chatting.

Nah, Saya punya grup chatting, dari grup BBM alumni hingga grup WhatsApp kerjaan. Kadang Saya kesel sama obrolan di grup yang malah bikin baterai boros, jadi pengen left grup chat-nya. Tapi begitu masuk bulan puasa jadi mikir, gimana hukumnya left grup chat ya?

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Nanu Adhi Nuarina, 25 tahun.

BACA JUGA
  • Ustadz Jaka: Hukum Nonton Film Bokep Pada Saat Puasa
  • Ustadz Jaka: Hukum Membaca Al-Qur'an di Aplikasi Smartphone di Toilet / WC
  • Ustadz Jaka: Meninggalkan Tarawih Karena Sibuk Kerja?

Jawaban

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.

Untuk menjawab pertanyaan sodara Nanu, Saya akan menjabarkan dari berbagai sudut pandang. Mengingat sekarang aplikasi chatting semakin banyak, maka Saya berani jamin pasti grup chat pun semakin banyak. Pasti ada grup BBM, grup WhatsApp atau LINE, kan? Nah, tipe grup chat seperti apa yang membuat kamu left grup chat? Apakah dosa atau tidak bisa kita tarik kesimpulan nanti.

1. Grup Chat yang Gak Kenal Waktu

Disadari atau tidak, aplikasi chatting seperti BBM itu berkontribusi paling besar dalam menghabiskan baterai smartphone kamu. Kalo kamu punya grup BBM berisi orang-orang yang setiap waktu chatting di grup sementara kamu kerja, dampaknya tentu baterai smartphone jadi cepat habis. Kesel kan? Biasanya ini adalah grup alumni, atau grup hobi.

ADVERTISEMENT

Maksudnya daripada chatting ngobrol berdua atau bertiga doang di grup, mending pindah ke chat pribadi aja. Gak ganggu orang dengan notifikasi dan bikin baterai boros. Nah kalo kamu left grup chat yang kayak gini sih halal-halal aja. Asal ngomong baik-baik dulu sebelum left grup. Kan biar anggota grup lain nggak berpikiran negatif sama kamu.

2. Grup Chat Maksiat

Maksiat yang Saya maksud adalah tindakan yang lebih banyak membawa mudharat daripada manfaat. Seperti grup yang sharing info-info tempat 'lendir', situs download video porno dan sebagainya. Saya berani bilang kamu tidak berdosa dan sangat dianjurkan untuk left grup seperti ini. Bahkan kamu akan mendapatkan pahala karena meninggalkan ladang maksiat.

3. Grup Sharing

Saya punya grup WhatsApp yang isinya adalah kumpulan jurnalis dari berbagai media, serta satu grup yang isinya teman-teman kantor. Dengan kesibukan masing-masing, di grup ini kami berbagi informasi seputar pekerjaan dan lainnya yang bermanfaat. Apa kamu punya grup chat seperti ini?

Jika kamu kebetulan punya grup serupa, maka HARAM hukumnya kamu left grup chat tersebut. Dengan left grup chat tersebut, maka kamu sudah memutuskan silaturrahmi. Dan itu dosa. Selain itu, memutuskan silaturrahmi sama dengan memutuskan rejeki.

Maka apa kiranya jika kamu berkuasa akan membuat kerusakan di bumi dan memutuskan silaturahmi? Mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah, dan ditulikan telinga mereka dan dibutakan mata mereka. [QS. Muhammad: 22-23]

Maka dari itu jaga silaturrahmi di grup chat yang bermanfaat. Jikapun kamu bermasalah karena baterai atau kuota smartphone jadi boros, ngomong baik-baik dengan admin untuk ijin left grup chat. Dan jika kamu sudah ganti dengan smartphone baru, bisa kan minta di-invite ke grup chat itu lagi?

Oh iya, coba cari tahu tipe grup chat lainnya di artikel 10 Tipe Grup Chat yang Kebanyakan Orang Pasti Punya. Dan jika kamu ada rencana ganti smartphone baru agar ngobrol di grup WhatsApp makin seru, coba baca artikel 10 Rekomendasi Smartphone China Terbaru dengan Kualitas Terbaik.

ARTIKEL TERKAIT

Ustadz Jaka: Buka Puasa Bersama atau Dosa Bersama?

Ustadz Jaka: Tetap Lanjut Makan Setelah Imsak, Bolehkah?

Ustadz Jaka: Onani Siang Hari di Bulan Ramadan

Ustadz Jaka: Hukum Keluar Sperma Saat Puasa Karena Pacaran?

Hukum Suami Istri Melakukan Oral Seks

APPS TERKAIT
WhatsApp Messenger 2.20.64
Apps WhatsApp Inc.
BlackBerry Messenger
Apps BlackBerry
Muslim Pro: Azan, Quran, Qibla 6.5.4
Apps Muslim
Jadwal Sholat, Kiblat dan Adzan 1.0.1
Apps GITS Indonesia
undefined
Kembali Keatas