7 Film yang Mendapat Rating Dewasa Karena Alasan Bodoh, Lebay Banget!

Ditulis oleh Jaka - Senin, 16 Maret 2020, 13:00
Nggak ada kekerasan tapi kenapa tetap diberikan rating dewasa? Berikut adalah 7 film yang mendapat rating dewasa karena alasan bodoh!

Kalau kalian mendengar kata 'film dewasa', apa yang muncul di benak kalian, geng? Apakah usus yang sampai tumpah keluar? Atau adegan tidak senonoh?

Kedua elemen tersebut memang adalah hal yang paling sering membuat sebuah film kena sensor habis-habisan atau memperoleh rating dewasa.

Tapi, terkadang badan rating film suka memiliki kriteria aneh dalam menerapkan rating ini yang menghasilkan beberapa film yang mendapat rating dewasa karena alasan nggak jelas, geng!

7 Film yang Mendapat Rating Dewasa Karena Alasan Bodoh

Seperti di Indonesia yang memiliki badan Lembaga Sensor Film (LSF), Hollywood juga memiliki Motion Picture Association of America (MPAA) yang memiliki peran sama.

Masalahnya, MPAA banyak menerima kritik karena mereka sering memiliki kriteria gaib dalam menjalankan tugas mereka, terutama terhadap sineas independen, geng.

Sebagai bukti, kalian bisa lihat langsung di daftar 7 film yang mendapat rating dewasa karena alasan bodoh dari Jaka berikut!

1. The King's Speech (2010)

Kalian yang sudah pernah menonton kisah inspiratif King George VI dari Inggris pasti bingung bagaimana film sejarah terbaik The King's Speech mendapat rating dewasa.

ADVERTISEMENT

Hal ini dikarenakan metode unik yang digunakan oleh terapis berbicara eksentrik Lionel Logue dalam mencoba merawat kegagapan King George VI, geng.

Di satu adegan, ditunjukkan bahwa Lionel menganjurkan King George VI untuk mengucapkan satu kata sumpah serapah berulang kali untuk mencoba menghilangkan kegagapannya.

Meskipun adegan tersebut tidak memiliki konotasi negatif sama sekali, MPAA tetap bersikukuh untuk memberikan rating dewasa pada film inspiratif ini, geng!

2. Scooby-Doo (2002)

Kalian nggak salah baca geng. Film Scooby-Doo yang merupakan adaptasi live-action dari serial kartun klasik ini awalnya dikenakan rating dewasa loh!

Penulis naskah James Gunn, yang sekarang terkenal sebagai sutradara Guardians of the Galaxy, sempat curhat soal waktunya bekerja di film ini.

Gunn menceritakan bahwa MPAA tersinggung atas belahan dada karakter Daphne yang kerap kali terekspos dan karena adanya kalimat yang menyiratkan seks oral.

Meskipun kisah film ini nggak mengandung elemen dewasa sama sekali, dua hal tersebut ternyata sudah cukup untuk membuat film ini mendapatkan rating dewasa.

Akhirnya, kedua elemen yang tidak sopan tersebut dipotong dan dihilangkan dengan CGI agar film ini bisa mendapat rating Bimbingan Orang Tua.

3. The Breakfast Club (1984)

Film dari mendiang sutradara John Hughes banyak yang sudah menyandang status ikonik di kalangan remaja tapi yang paling ikonik tidak lain adalah The Breakfast Club.

Di sini, kita bertemu dengan 5 remaja dari latar belakang berbeda yang bertemu di tengah detensi. Seiring waktu, mereka menemukan kalau mereka sebenarnya tidak jauh berbeda.

Meskipun memiliki pesan moral yang sangat penting bagi remaja, MPAA anehnya tetap memberikan rating dewasa pada film ini, geng!

Alasannya, karena terdapat beberapa sumpah serapah di film ini dan adegan singkat di mana karakter di film mengisap ganja di tengah detensi.

4. The Thomas Crown Affair (1968)

Permainan catur mungkin tidak identik dengan kata seksi, tapi pendapat itu berhasil dipatahkan di film cinta terlarang The Thomas Crown Affair.

Film ini menceritakan kisah kucing-kucingan antara Vicki, seorang penyelidik insuransi, dengan Thomas Crown, seorang dalang pencurian bank.

Sayangnya, Vicki dan Thomas malah saling jatuh cinta, yang berpuncak pada sebuah adegan di mana mereka melampiaskan nafsu mereka di tengah permainan catur.

Meskipun mereka tidak sampai melepas pakaian, MPAA menilai adegan singkat tersebut terlalu menggairahkan yang membuat film ini mendapat rating dewasa.

5. Stand By Me (1986)

Tidak ada persahabatan yang lebih indah dibandingkan persahabatan masa kecil dan topik inilah yang diangkat di film Stand By Me yang diadaptasi dari karya penulis Stephen King.

Menceritakan petualangan empat sahabat cilik di kota Castle Rock, film ini sampai sekarang sering disebut sebagai salah satu film terbaik sepanjang masa, geng!

Meskipung mengandung kisah persahabatan yang sangat wajib tonton bagi remaja, film ini juga mengandung beberapa dialog sumpah serapah layaknya anak-anak.

Sayangnya, alasan tersebut sudah cukup untuk membuat MPAA memberikan rating dewasa pada film ini dan keputusan tersebut banyak dikecam oleh kritik, geng.

6. The Conjuring (2013)

Umumnya, ketika MPAA menetapkan rating sebuah film, mereka diharuskan merujuk ke adegan yang mengandung elemen dewasa tersebut.

Namun, hal ini anehnya tidak dapat diaplikasikan ke film horor The Conjuring yang mendapat rating dewasa tanpa alasan spesifik.

Meskipun tidak mengandung sumpah serapah, adegan tidak senonoh, atau gore, film ini tetap mendapat rating dewasa karena dinilai terlalu menakutkan, geng!

Sebagai film horor yang memang mengandung adegan jumpscare yang bisa bikin jantungan, Jaka pribadi nggak terlalu terkejut dengan keputusan MPAA.

7. Billy Elliot (2000)

Mengangkat kisah inspiratif seorang bocah laki-laki yang berani bermimpi menjadi seorang ballerina, film Billy Elliot memiliki cerita yang sangat mengharukan.

Terlahir di sebuah komunitas pertambangan di Inggris, orang tua dan keluarga Billy awalnya melarang dia untuk mencoba menggapai impiannya, geng.

Tapi, dengan bantuan guru baletnya, Sandra, Billy berhasil membujuk keluarganya untuk mendukung dia dalam mengasah bakat menarinya di London.

Meskipun mengangkat kisah yang positif, MPAA lagi-lagi bertindak bodoh dan memberikan rating dewasa pada film ini karena beberapa sumpah serapah yang muncul di film.

Akhir Kata

Itulah daftar 7 film yang mendapat rating dewasa karena alasan bodoh dari Jaka. Meskipun keberadaan mereka penting, badan sensor juga sering bertindak bodoh, geng.

Jangan terlalu terpaku dengan keputusan mereka karena mereka sering kali tidak menganalisa subjek film secara keseluruhan sebelum membuat keputusan.

Sebagai perbandingan, film sarat kekerasan seperti The Dark Knight dan The Expendables 3 saja tidak mendapat rating dewasa, geng!

Apakah kalian pernah menonton film di atas? Apakah menurut kalian film di atas pantas mendapat rating dewasa? Share di kolom komentar ya!

Baca juga artikel seputar Film atau artikel menarik lainnya dari Fikri Harish

ARTIKEL TERKAIT

7 Film Dewasa yang Banyak Ditonton Anak-anak, Ada Film PKI!

7 Film Dewasa yang Wajib Kamu Tonton Ketika Remaja, Biar Gak Kaget!

7 Anime Dewasa yang Sering Ditonton Anak Kecil, Banyak Adegan Vulgar?

7 Film Animasi yang Dibuat untuk Orang Dewasa, Anak Kecil Boleh Nonton?

10 Film Animasi yang Diam-Diam Menyelipkan Unsur Pornografi, Banyak Ditonton Anak Kecil?

undefined
Kembali Keatas