Cepot, Semar dan Asep Sunandar Jadi Doodle Google, Kenapa Ya?

Ditulis oleh Jaka - Minggu, 04 September 2016, 10:30
Sudah buka Google hari ini? Jika iya, maka kamu akan menemuka doodle Google berupa tokoh wayang dan sang dalang. Kenapa ya?

Sebagai mesin pencari terbesar di dunia, Google terus memantau perkembangan terbaru yang sedang ramai dan terjadi di sekitar penggunanya. Yang menarik, Google secara rutin mengganti tampilan doodle-nya sesuai tema yang ada pada hari terkait.

Nah, setelah Google menggunakan tema Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus lalu, kamu akan menemukan yang berbeda saat membuka Google.com hari ini. Hari ini muncul doodle lucu berupa tokoh pewayangan Semar dan Cepot, serta Sang Dalang.

BACA JUGA
  • Mau Cuti Tapi Tetap Digaji? Mau Kerja Sambil Main? Di Google Bisa!
  • FaceTime Kuno, Aplikasi Video Call Google Duo Resmi Hadir di Indonesia!
  • Kejutan! Kamu Bisa Main Solitaire dan Tic Tac Toe di Google Search

Asep Sunandar, Cepot dan Semar Jadi Doodle Google

Usut punya usut, pemilihan tema wayang pada doodle Google ini ternyata bukan tanpa alasan. Pemilihan doodle pewayangan ini ditujukan untuk penghargaan kepada Asep Sunandar yang lahir pada tanggal 3 September 1955 di Kampung Jelekong, Baleendah, Bandung. Ya, hari ini adalah ulang tahun Asep Sunandar yang ke-61.

Wafatnya Asep Sunandar pada tanggal 1 Maret 2014 karena serangan jantung membawa luka mendalam bagi budaya pewayangan. Semasa hidupnya, Asep Sunandar dikenal sebagai Maestro Wayang Golek. Beliau membawa angin segar dalam dunia pewayangan dengan membuat modifikasi pada cerita dan kemampuan wayang. Ya, Asep Sunandar lah yang membuat Buto yang kepalanya bisa terburai saat terkena hantaman gada, Cepot yang dapat mengangguk, dan Arjuna yang gagah dengan panahnya.

Pemilihan Cepot dan Semar sebagai doodle sendiri di sinyalir karena Kang Asep Sunandar inilah yang sering memperkenalkan Cepot dalam berbagai acara. Bukan hanya acara pewayangan, tapi juga talkshow. Maka tak heran jika sosok lucu Cepot erat kaitannya dengan Asep Sunandar.

Bukan hanya berpengaruh di Indonesia, Asep Sunandar juga berperan penting di budaya dunia. Dia sempat mendapatkan gelar Profesor dari masyarakat akademi Perancis setelah mengajar di Institut International De La Marionnette, Charlevile pada tahun 1993. Dan pada tahun 1994, Beliau pernah merintis pentas di Inggris, Belanda, Swiss, Perancis serta Belgia.

Kepulangan Sang Maestro Asep Sunandar ke Sang Pencipta memang membawa luka mendalam. Namun berkat karyanya yang luar biasa semasa hidup, tak heran jika Google pun kemudian mengabadikanya dalam doodle Google.

ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERKAIT

15 Smartphone Android Murah Terbaik 2016

6 Game Rahasia Milik Google, Udah Pernah Mainin?

Cara Mudah Mengubah Laptop Biasa Jadi Laptop Gaming

6 Smartphone Android Canggih Dengan Harga Murah 2016

Cara Update Manual Android Marshmallow untuk ASUS Zenfone 2

APPS TERKAIT
Google Play Store 21.9.47-16 [0] [PR] 331897675
Apps Google Inc.
Google 8.20.13.16
Apps Google Inc.
Google Photos 2.6.0.141921143
Apps Google Inc.
undefined
Kembali Keatas