7 Penyebab Kematian Terburuk Menurut Sains, Bikin Merinding!

Ditulis oleh Jaka - Sabtu, 16 Januari 2021, 19:00
Menurut Sains, 7 kematian berikut ini adalah yang terburuk. Rasa sakitnya tidak nanggung-nanggung! Simak selengkapnya di sini.

Kematian adalah hal yang ditakuti banyak orang, namun faktanya, kita semua akan mati suatu hari nanti. Meskipun begitu, kemajuan teknologi saat ini dapat mengurangi rasa sakit.

Bila kamu beruntung, maka kamu bisa mengakhiri hari-hari terakhir di tempat tidur dan dikelilingi orang-orang yang dicintai, dengan obat penghilang rasa sakit.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki nasib yang sama. Jelas sulit membayangkan bagaimana rasanya mati karena hal-hal ekstrem, namun hal itu tidak menghentikan ilmuwan untuk mengeksplorasi hal tersebut.

Dilansir dari WhatCulture, berikut adalah kumpulan penyebab kematian terburuk menurut sains, khusus buat kamu yang kuat membacanya!

Kumpulan Penyebab Kematian Terburuk Menurut Sains

Layaknya film thriller, kumpulan penyebab kematian berikut memberikan sensasi yang luar biasa sakitnya. Walaupun ada yang hanya merasakan sakit selama beberapa detik saja, namun rasanya benar-benar tidak terbayangkan!

1. Dehidrasi

Ada alasan mengapa kita selalu diingatkan untuk minum banyak air. Berkat air, tubuh kita bisa tetap sehat karena aliran darah menjadi lancar serta bebas dari racun berbahaya.

Ketika tubuh mengalami dehidrasi, sel-sel mulai menyusut dan dapat menyebabkan kebingungan, delirium, sakit kepala, hingga koma dan kematian karena tidak dapat mempertahankan fungsi tubuh yang normal.

ADVERTISEMENT

Saat otak secara fisik menyusut di tengkorak karena dehidrasi, pembuluh darah yang menempel di tengkorak dapat tertarik, sehingga menyebabkan rasa sakit dan pendarahan. Satu per satu, organ akan mulai mati. Ginjal menjadi yang pertama.

2. Dipenggal

Penggemar film sejarah pasti sudah tidak asing lagi dengan metode hukuman mati satu ini. Salah satu tokoh terkenal yang pernah dipenggal kepalanya adalah Marie Antoinette, Ratu Perancis terakhir sebelum revolusi Perancis.

Hal paling mengerikan dari penyebab kematian ini adalah saat kepala seseorang dipenggal, mereka tidak langsung mati. Melainkan, mereka masih hidup selama beberapa saat, walau tanpa tubuh.

Hal ini pernah dibuktikan oleh Dr. Beaurieux pada tahun 1905, ia memanggil korban yang kepalanya habis dipenggal sebanyak tiga kali. Saat dipanggil, kelopak mata korban terbuka dan pupilnya fokus. Saat dipanggil ketiga kalinya barulah korban tidak merespons lagi.

3. Disuntik Mati

Terlepas dari beberapa orang yang menganggap bahwa praktik suntik mati menyakitkan, kebanyakan orang cenderung setuju bahwa metode hukuman mati ini jauh lebih manusiawi dibanding dipenggal atau digantung.

Namun, ini tidak seperti yang terlihat. Disuntik mati bukanlah sekedar prosedur sederhana. Ada tiga elemen dalam di kandungan suntikan yaitu sodium thiopental (membuat tidak sadarkan diri), pancuronium bromide (untuk melumpuhkan) dan potassium chloride (untuk membunuh).

Nyatanya, tidak ada dosis standar yang memastikan suntikan akan berjalan mulus. Seringkali narapidana diberikan dosis yang terlalu sedikit sehingga mereka masih setengah sadar, namun dosis lainnya sudah bekerja secara perlahan untuk menghentikan jantung.

4. Kursi Listrik

Penyebab kematian akibat kursi listrik tidak seperti yang biasa kita lihat di film Hollywood di mana prosesnya cepat, instan, dan tidak merepotkan. Kenyataannya sungguh jauh dari hal itu.

Jika kamu beruntung, listrik akan mengalir ke seluruh tubuh dan menghentikan jantung secara spontan. Tubuh membengkak dan darah panas yang mendidih keluar dari setiap lubang, bahkan terkadang bola mata keluar dan api menyembur dari bawah kulit.

Jika tidak beruntung, tegangan listrik tidak cukup tinggi untuk membunuhmu secara instan, sehingga tubuhmu seakan-akan dimasak hingga sepuluh menit. Di saat itu pula kamu tidak bisa melakukan apa-apa, namun hanya diam selagi arus listrik yang hebat menyengat tubuhmu.

5. Disalib

Disalib adalah salah satu metode eksekusi yang terkenal, bahkan ada di salah satu film religi. Banyak orang menganggapnya simbolis, tetapi kenyataannya adalah itu adalah metode penyiksaan dan eksekusi yang sangat brutal.

Diperkirakan penyebab kematian karena disalib adalah karena sesak napas. Ketika seseorang dipaku di kayu salib, mereka secara naluriah akan mencoba menopang beban mereka di tangan dan kaki mereka yang terluka, tetapi begitu kekuatan di kaki mereka habis, lengan tertarik dari rongganya sehingga dada menggantung.

Hal ini membuat sangat sulit untuk mengeluarkan napas sepenuhnya dan tingkat karbon dioksida dalam tubuh akan naik dan naik karena mereka tidak dapat berbuat banyak selain menghirup sedikit udara. Bayangkan proses ini bisa memakan waktu hingga berhari-hari!

6. Terbakar Hidup-hidup

Kematian karena terbakar hidup-hidup diklaim sebagai salah satu penyebab kematian terburuk karena berbagai alasan. Bahkan, yang bisa selamat pun tubuhnya terluka parah, seperti Alessa dari game Silent Hill.

Jika beruntung, kamu meninggal akibat karbon monoksida sebelum merasakan sensasi terbakar yang luar biasa sakit, seperti 75% orang pada situasi seperti itu.

Yang paling parah adalah apabila kamu terbakar dalam kondisi sadar, rasanya seperti menyentuh setrika, tetapi sakitnya terus-terusan!

Rasa sakit akibat terbakar akan langsung dirasakan saat api mendekati kulit, merangsang saraf dan memasak dagingmu.

Setelah beberapa saat, lapisan atas kulit yang mengandung saraf paling sensitif akan terbakar habis dan kamu mungkin akan sadar cukup lama untuk mencium bau tubuh yang gosong.

7. Radiasi

Ada alasan mengapa karakter utama di game Fallout mengenakan baju khusus anti radiasi di dunia pasca apokaliptik tersebut. Paparan radiasi yang berlebihan dapat menyebabkan kematian yang amat sungguh menyiksa!

Tingkat keparahan gejala yang dialami tergantung pada dosis dan jenis radiasi. Dosis kecil akan menyebabkan mual, sakit kepala, muntah, demam dan ruam. Dosis yang sedikit lebih tinggi akan mulai mengoyak sel-sel Anda, menyebabkan sel-sel darah, putih dan merah, mati.

Pada dosis yang ekstrem, kulit menjadi merah, melepuh dan mulai mengelupas. Ada peningkatan risiko kerusakan neurologis, sehingga menimbulkan getaran dan kejang.

Sakit kepala dan muntah menjadi sangat hebat dan perawatan seperti transfusi darah dan sumsum tulang tidak akan efektif lagi.

Akhir Kata

Nah, itulah kumpulan penyebab kematian terburuk menurut sains. Memang, hal-hal di atas sangat mengerikan, oleh karena itu kita wajib menjaga diri kita semaksimal mungkin. Sekarang, sudah ada banyak aplikasi kesehatan yang bisa membantu kita menjaga gaya hidup yang sehat.

Baca artikel mengenai Sains atau artikel menarik lainnya dari Michelle Cornelia.

ARTIKEL TERKAIT

Kode Redeem Genshin Impact Terbaru, Dapat Banyak Primogems!

Kode Redeem Mobile Legends yang Belum Digunakan Mei 2021, Bisa Dapat Skin Gratis!

10 Game Multiplayer Android Terbaik untuk Temani Ngabuburit

15 Game Online Terbaru 2020 Android & PC, Seru Buat Mabar!

Cara Download League of Legends Mobile Wild Rift, Lebih Bagus dari ML?

Cara Main LoL Wild Rift, League of Legends Akhirnya Ada di Mobile!

Kembali Keatas