7 Kesalahan di Film yang Berhasil Diselamatkan, Nyaris Ngancurin Film Ternama!

Ditulis oleh Jaka - Senin, 10 Januari 2022, 15:15
Kesalahan di film yang berhasil diselamatkan lantaran sejumlah detail kecil yang terlewat hingga kesalahan kompleks yang bisa merubah cerita.

Kesalahan di film yang berhasil diselamatkan berikut ini disebabkan hal yang nggak terduga bahkan nggak terpikirkan, loh.

Kesalahan di film kadang bisa terjadi lantaran perbedaan dengan plot cerita seperti detail kecil tapi berdampak signifikan hingga sejumlah kesalahan yang kompleks dan banyak berpengaruh pada jalannya cerita.

Jika sudah begitu, film perlu untuk diselamatkan agar nggak terjadi plot hole yang merusak cerita.

Untungnya, film-film yang akan Jaka bahas ini masih bisa disiasati dengan cara yang jenius dan hampir nggak menampakkan perbedaan yang terlalu kentara sehingga editan film ini sukses menyelamatkan film.

Dengan begitu, bisa dibilang penyelamatan film dari kesalahan ini berakhir sukses tanpa harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal, geng.

Nah, ini dia film-film yang masih berhasil diselamatkan meski hampir hancur total. Simak baik-baik, ya!

1. The Dark Knight

Untuk memainkan The Joker, Heath Ledger nggak cuma harus mengenakan cat wajah tetapi juga make up untuk bekas luka wajah saat di Batman The Dark Knight.

Namun, hal ini menimbulkan masalah selama pengambilan gambar, karena make up yang direkatkan di mulut dan bibir Ledger mulai mengendur selama Ledger harus melakukan dialog.

ADVERTISEMENT

Tapi dengan cerdik, Ledger menemukan solusi untuk masalah ini yakni membuat Joker sering menjilat bibirnya untuk memastikan make up tetap menempel di wajahnya dan terlihat sangat menyeramkan.

2. Men In Black

Terlepas dari betapa apiknya produk akhirnya, kisah Men in Black sebenarnya ditulis ulang selama produksi.

Plot alien awalnya jauh lebih rumit dengan dua alien Arquillian (Carel Struycken dan Mike Nussbaum) di restoran yang berperang mencoba membicarakan perdamaian.

Pada adegan ini seluruhnya menggunakan bahasa Inggris akan tetapi karena rumit sehigga diganti dengan bahas Arquillian yang lebih sederhana.

3. The Lord Of The Rings

Kalau cerita soal Viggo Mortensen mematahkan jari kakinya saat syuting trilogi The Lord of the Rings tentu saja sudah banyak dibahas.

Namun, ia juga menderita cedera lain yang hampir membuat syuting berulang kali harus diambil.

Selama salah satu hari liburnya, Mortensen memutuskan untuk pergi berselancar yang mengakibatkan wajah Mortensen terpukul papannya dan menghasilkan lebam hitam di mata.

Untung saja, sutradara Peter Jackson menemukan solusi sederhana yang elegan untuk menyembunyikan wajah Mortensen yang sangat memar.

Selama sebulan penuh, adegan Mortensen diambil dengan hanya menunjukkan sisi wajahnya yang nggak bengkak sama sekali.

4. Gone With The Wind

Vivien Leigh nggak ada tandingannya saat berperan sebagai Scarlett O'Hara di Gone with the Wind. Bahkan film ini saking bagusnya, menjadi film jadul yang nggak boleh di-remake.

Meskipun produser David O. Selznick segera menyadari masalah utama: warna mata cokelat Leigh nggak cocok dengan mata hijau O'Hara seperti yang dijelaskan dalam novel. Saat itu, penggunaan kontak lensa tentu belum

Selznick dan sutradara Victor Fleming harus lebih kreatif mengatasi hal ini hingga meminta penata rias film untuk melapisi mata Leigh dengan eyeshadow hijau tua.

Untungnya, efeknya sepadan dengan semua upaya tadi lantaran mata Leigh menampilkan rona hijau yang mencolok di film.

5. Call Me By Your Name

Saat syuting film Call Me by Your Name, ada saat di mana celana pendek longgar Armie Hammer nggak menutupi dan menjaga organ vitalnya pada "tempatnya."

Bahkan sang sutradara menyadari bahwa "testis" Hammer sempat terlihat keluar dari celana pendeknya di sejumlah adegan.

Akibatnya, CGI dipakai untuk menyelamatkan, memungkinkan sutradara untuk secara digital menghilangkan testis yang mengganggu konsentrasi penonton.

6. Transformers: Age Of Extinction

Salah satu adegan pembuka Transformers: Age of Extinction menampikan skuad operasi hitam CIA, Cemetery Wind, mengejar Ratchet dari autobot dan akhirnya membunuhnya.

Salah satu adegan menunjukkan petugas CIA, Savoy (Titus Welliver) mengeluarkan perintah sambil berdiri di dekat sebuah van yang berisi monitor pengawas meskipun ada beberapa monitor yang menayangkan kotak hijau cerah.

Artinya, itu adalah bagian dari set syuting. Namun, hal itu dibiarkan dengan porsi tayang sedikit.

7. Skyfall

Pada film Daniel Craig ini meminta sang sutradara untuk mengizinkannya menggunakan sarung tangannya sendiri saat syuting di Shanghai dan hal itupun disetujui.

Namun, berbulan-bulan setelahnya dan film sedang diedit, seorang asisten editorial menyebut kesalahan yang cukup fatal.

Salah satu poin plot kecil Skyfall melibatkan senjata Bond yang diberi kode ke sidik jarinya dan senjata ini digunakan saat di Shanghai.

Asisten menyebutkan masalah Bond yang mengoperasikan pistol di tempat kejadian sambil mengenakan sarung tangan.

Sehingga sangat janggal karena sidik jarinya nggak dapat dibaca melalui sarung tangan. Mendes dan produser film dengan cepat menyatukan pikiran mereka

Akhirnya mereka memutuskan bahwa lebih murah dan lebih mudah untuk melukis secara digital di atas tangan sarung tangan Craig.

Akhir Kata

Itu dia sejumlah kesalahan film yang sukses diselamatkan film dari kegagalan. Dari kesalahan film yang paling kecil hingga yang paling besar dan dapat merubah narasi cerita.

Apakah menurutmu tindakan penyelamatan kesalahan di film yang dilakukan tersebut sudah tepat? Bagikan pendapatmu di kolom komentar, ya.

Baca juga artikel seputar Film atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana

ARTIKEL TERKAIT

7 Film tentang Makhluk Mengerikan yang Terinspirasi dari Kisah Nyata

7 Film Terkenal dengan Kebohongan yang Tidak Diketahui Banyak Orang

7 Film yang Sama Sekali Gak Dipedulikan Orang, Kualitas Ancur-ancuran!

7 Film Terkenal yang Ternyata Mencuri Ide Film Lain, Lion King Cuma Plagiat?

7 Film Layar Lebar Terkenal yang Ternyata Diangkat dari Film Pendek

7 Film dengan Kesalahan Fatal yang Mudah Disadari | Absurd Banget!

undefined
Kembali Keatas