13 Film Gagal yang Membuat Studionya Bangkrut, Terlalu Ambisius! (Update 2022)

Ditulis oleh Jaka - Kamis, 17 Maret 2022, 21:00
Nggak semua film bisa sesukses film MCU, geng! Di sini, Jaka ingin membahas 13 film gagal yang membuat studionya bangkrut.

Untung-rugi memang sudah biasa di dunia bisnis. Gak terkecuali di industri film nih, geng. Makanya, jika di satu sisi ada banyak berpendapatan terbesar, di sisi lain ada juga film gagal yang membuat studionya bangkrut!

Alasannya beragam, mulai dari rumah produksi yang terlalu percaya diri hingga keegoisan sutradara. Para petinggi Hollywood rela menuangkan jumlah uang yang fantastis dengan harapan mendapatkan keuntungan berlipat ganda.

Namun bukannya untung, mereka malah buntuh, geng! Ibarat investasi bodong, modal yang besar gak jadi jaminan keuntungan juga besar. Bahkan gak jarang, film gagal dan bermodal besar ini benar-benar memberikan kerugian yang luar biasa sampai membuat pihak studionya bangkrut!

Waduh, kira-kira apa saja ya film-film tersebut? Kira-kira berapa kerugian yang diderita sampai bisa bikin studio langsung bangkrut?

Berikut ini daftar 13 film gagal yang membuat studionya bangkrut. Daftar ini sudah Jaka perbarui dengan film-film terbaru 2022.

1. Heaven's Gate (1980)

Setelah reputasi sutradara Michael Cimino melejit berkat kesuksesan film The Deer Hunter, dia dipercaya untuk menyutradarai film koboi epik Heaven's Gate.

Sayangnya, ego Cimino dan kepribadiannya yang sangat otoriter menimbulkan banyak masalah pada produksi film yang juga membuat budget film ini membengkak.

Dengan budget sebesar 44 juta dolar, film ini hanya menghasilkan 3,5 juta dolar saja dan memaksa rumah produksi United Artists untuk gulung tikar.

ADVERTISEMENT

Kegagalan film ini juga akhirnya membuat Hollywood menerapkan pengawasan yang lebih ketat untuk sutradara agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, geng.

2. Titan A.E. (2000)

Sebelum Disney sesukses ini, bukan rahasia kalau studio Fox berusaha untuk menyaingi Disney untuk bisa memproduksi film animasi terbaik. Salah satunya adalah dengan mendirikan Fox Animation Studios di era 90-an.

Film debut mereka, Anastasia (1997) sangat sukses di pasaran dan kritikus. Namun mereka gagal mengulanginya untuk proyek kedua mereka, yakni Titan A.E. yang rilis tahun 2000.

Hal itu tentunya mengejutkan karena mereka sudah menggunakan teknologi CGI yang paling mutakhir di masanya. Mereka juga rela menggelontorkan bujet sebesar 75-90 juta Dollar AS!

Sayangnya, bukannya untung mereka malah buntung, geng. Studio Fox menderita kerugian karena film itu hanya menghasilkan 36 juta Dollar AS aja. Akhirnya, Fox Animation Studios pun terpaksa langsung ditutup.

3. Battlefield Earth (2000)

Demi menggapai cita-cita, kita sering melupakan akal sehat kita dan mungkin hal inilah yang terjadi dengan film adaptasi novel Battlefield Earth.

Aktor John Travolta sudah lama ingin mengadaptasi novel yang ditulis oleh Ron Hubbard, pendiri agama Scientology yang dianut oleh Travolta.

Setelah ditolak oleh hampir semua studio film di Hollywood, Travolta akhirnya berhasil membujuk Franchise Pictures untuk menangani produksi film ini, geng.

Sayangnya, film ini disebut sebagai salah satu film terburuk dan dari budget produksi 73 juta dolar, film ini hanya bisa menghasilkan 29 juta dolar saja.

Selain itu, Franchise Pictures juga terlibat kasus penipuan akibat produksi film ini yang akhirnya memaksa mereka gulung tikar di tahun 2004.

4. Rise of the Guardians (2012)

Kamu mungkin sering menonton film animasi terpopuler dari studio Dreamworks Animation. Namun ternyata, tak semua film mereka sukses loh.

Pada 2012 lalu, mereka sempat merilis film Rise of the Guardians yang justru jadi salah satu film dengan kerugian terbesar.

Sayangnya, walaupun sudah menampilkan karakter-karakter dari dongeng klasik seperti Sinterklas dan Kelinci Paskah dengan twist yang unik, film ini justru gagal di pasaran.

DreamWorks Animation terpaksa menelan kerugian sebesar 83 juta Dollar AS. Mereka pun terpaksa memecat 25% dari seluruh tenaga kerja mereka demi gak gulung tikar.

5. Cutthroat Island (1995)

Syuting film di air itu sulit dan kesulitan ini yang membuat film produksi film bertema bajak laut Cutthroat Island menjadi sangat bermasalah.

Proses syuting film paling gagal sepanjang masa ini dilakukan di Malta dan Thailand. Sayangnya, banyak masalah yang membuat proses syuting ditunda dan akhirnya membuat budget film ini menjadi membengkak.

Dengan budget produksi yang mencapai 98 juta dolar, film ini sayangnya hanya berhasil meraup 10 juta dolar saja di pasaran, geng!

Rumah produksi Carolco Pictures dipaksa gulung tikar akibat kegagalan tersebut dan Guinness World Records menobatkannya sebagai kegagalan terbesar di sejarah film.

6. Final Fantasy: The Spirits Within (2001)

Setelah sukses mendominasi dunia game dengan seri RPG terbaik Final Fantasy, developer Square mendirikan Square Pictures untuk mulai menjajahi film.

Nggak tanggung-tanggung, mereka langsung menuangkan semua ambisi mereka di film Final Fantasy: The Spirits Within yang memiliki CGI terdepan di masanya.

Square Pictures menuangkan total budget sebesar 137 juta dolar yang sayangnya gagal ditutup oleh penghasilan 85 juta dolar yang diperoleh film ini.

Naas, film Final Fantasy: The Spirits Within harus menjadi fantasi terakhir divisi Square Pictures yang ditutup akibat kegagalan dari film tersebut.

7. Cleopatra (1963)

Kalau Jaka ingin menuangkan semua masalah dalam proses produksi film Cleopatra, Jaka nggak akan bisa bergerak dari komputer sampai minggu depan, geng!

Mulai dari pergantian sutradara, lokasi syuting, sampai set film yang harus dibangun ulang, hampir semua masalah yang mungkin terjadi, beneran menimpa film ini.

Tapi yang paling diingat adalah skandal selingkuh dua bintang utamanya, Elizabeth Taylor dan Richard Burton, yang sampai mengundang kritik dari Vatikan.

Semua masalah tersebut terlihat di budget sebesar 44 juta dolar, melebihi penghasilan 31 juta dolar yang berhasil diperoleh film.

Kegagalan tersebut hampir mendorong studio 20th Century Fox menuju kebangkrutan dan memaksa mereka untuk ditutup selama berminggu-minggu, geng!

8. The Golden Compass (2007)

Sumber foto: New Line Cinema

Nama bintang besar dan juga proyek adaptasi novel ternyata benar-benar gak menjamin keberhasilan sebuah film. Hal itulah yang terjadi pada The Golden Compass (2007).

Film ini diadaptasi dari novel Northern Lights karya Phillip Pullman yang punya banyak penggemar. Aktor dan aktris yang terlibat pun gak main-main, mulai dari Daniel Craig, Nicole Kidman, hingga Sam Elliot.

Di luar dugaan, film dengan buhet 180 juta Dollar AS ini hanya bisa meraup keuntungan 70 juta Dollar AS aja, geng. Akibat kerugian ini, rumah produksi New Line Cinema pun terpaksa merger dengan Warner Bros. untuk mencegah kebangkrutan.

9. Mars Needs Moms (2011)

Sumber foto: ImageImovers

Kamu mungkin belum pernah mendengar judul film animasi Mars Needs Moms (2011). Wajar saja, karena film inilah yang bertanggung jawab atas kebangkrutan ImageImovers, rumah produksi milik Robert Zemeckis.

Saat dirilis, bujet film ini cukup besar yakni mencapai 150 juta Dollar AS. Pasalnya, banyak orang yakin kalau film ini bakalan sukses. Wajar sih, karena pihak studionya sudah berpengalaman merilis banyak film box office.

Beberapa di antaranya adalah Cast Away (2000), The Polar Express (2004), Monster House (2006), Beowulf (2007), dan Real Steel (2011). Namun itu semua gak berarti, geng.

Mars Needs Moms garapan Simon Wells ini hanya berhasil meraup keuntngan 39 juta Dollar AS aja. Itu membuat Zemeckis terpaksa menjual perusahaannya ke Universal Studios di tahun yang sama.

10. The Right Stuff (1983)

Sumber foto: The Ladd Company

Lalu ada The Right Stuff, film rilisan The Ladd Company yang merilis salah satu film populer di tahun 80-an, yakni Police Academy.

Kesuksesan film sebelumnya gak membuat The Right Stuff berhasil nih. Film yang disutradarai sama Philip Kaufman ini gagal dan membuat studio bangkrut sampai harus dijual ke Paramount Pictures.

Film tentang kesatuan militer Amerika yang terlibat penelitian ke ruang angkasa ini menelan biaya produksi 27 juta Dollar AS dan hanya bisa meraup keuntungan sebesar 21,192 juta Dollar AS aja.

11. Raise the Titanic (1980)

Sumber foto: ITC Entertainment

Sebelum kisah cinta Jack dan Rose yang luar biasa sukses, sudah ada film yang menampilkan kapal Titanic nih, yakni Raise the Titanic (1980).

Film petualangan ini sudah memenuhi syarat sebagai film box office. Alur ceritanya diadaptasi novel dan dibintangi aktor dan aktris Inggris yang terkenal pada masanya.

Namun sayang, film ini malah jadi salah satu film paling merugi saat itu. Modal yang dikeluarkan rumah produksi ITC Entertainment mencapai 40 juta Dollar AS. Namun keuntungan yang didapat hanya 7 juta Dollar AS aja!

Padahal saat itu studio tersebut merupakan salah satu studio film terbesar di Inggris, loh. Tapi kayaknya guncangan ini sudah terlalu berat dan terpaksa mendorong Lew Grade, sang pemilik dan pendiri, untuk menjual perusahaannya ke The Bell Group pada tahun yang sama.

12. The Conqueror (1956)

Sumber foto: RKO Radio Pictures

Selanjutnya ada The Conqueror yang rilis pada 1956. Film ini sebenarnya sangat berpotensi karena dibintangi oleh John Wayne, aktor yang saat itu sedang berada di puncak karier.

Namun ternyata itu gak cukup membuat film ini sukses di box office. Apalagi The Conqueror lahir dari perusahaan produksi RKO Radio Pictures yang selalu bisa merilis film sukses peraih Oscars.

Sayangnya, film ini salah sasaran. Bujet produksinya memang hanya 6 juta Dollar AS. Namun biaya promosinya sangat berlebihan, mencapai 12 juta Dollar AS. Itu pun gagal karena penghasilannya cuman 3 juta Dollar AS aja, geng.

Selain rugi secara finansial, film ini juga dianggap sebagai salah satu film terburuk sepanjang masa. Gak heran kan kalau akhirnya pihak studio ini terpaksa gulung tikar?

13. Mr. Bug Goes to Town (1941)

Sumber foto: Fleischer Studios Inc

Terakhir ada film animasi Mr. Bug Goes to Town. Film rilisan 1941 ini diproduksi oleh Fleischer Studios Inc, studio yang didirkan Fleischer bersaudara sejak 1921.

Dulu, sebelum Disney merajai dunia animasi, Fleischer Studios ini pesaing utamanya. Beberapa karakter terkenal yang mungkin kamu kenal adalah Popeye the Sailor, Betty Boop, dan juga Koko The Clown.

Sebenarnya kebangkrutan Fleischer Studios gak semata-mata akibat film Mr Bug Goes to Town. Namun sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya.

Berawal dari studio yang berutang pada Paramount Pictures untuk mendanai pembangunan studio baru. Kemudian ada juga aksi unjuk rasa buruh besar di perusahaan yang menuntut naik gaji.

Gak lama setelah itu, film terbaru mereka, Guilliver's Travels (1939) yang flop karena kalah kualitas dari Snow White and the Seven Dwarfs (1937).

Puncaknya adalah film Mr. Bug Goes to Town yang hanya berhasil meraup keuntungan 241.000 Dollar AS aja, berbanding cukup jauh dari bujet produksi yang mencapai 713.000 Dollar AS.

Akhir Kata

Selain keegoisan sutradara dan rumah produksi, masih banyak faktor lain yang bisa membuat film-film di atas jadi 13 film gagal yang membuat studionya bangkrut. Salah satunya ya alur cerita yang jelek.

Maka dari itu hampir semua film-film MCU mengikuti formula cerita yang sama karena memang jalan cerita seperti itu sudah terbukti sukses.

Melihat angka-angka kerugian yang diakibatkan film-film di atas, ya Jaka sih gak heran kalau rumah produksinya sampai beneran bangkrut.

Tak hanya film barat saja loh yang bisa gagal dan merugi. Namun ada juga film gagal Indonesia padahal sudah memakan biaya produksi luar biasa besar. Penasaran apa saja? Cek di artikel berikut ini ya!

Rugi! 7 Film Indonesia Ini Gak Laku Padahal Biaya Produksinya Mahal
Meski sudah menguras biaya yang fantastis, gak semua film bisa sukses. Misalnya saja film Indonesia gagal yang diproduksi dengan biaya mahal berikut ini!
LIHAT ARTIKEL

Bagaimana pendapat kalian mengenai film gagal di atas? Apa ada film yang pernah kalian tonton? Langsung share di kolom komentar ya!

Baca juga artikel seputar Film atau artikel menarik lainnya dari Fikri Harish

ARTIKEL TERKAIT

10 Film 2019 Hollywood yang Gagal Total di Box Office | No.5 Banyak Sensor!

7 Film dengan Kerugian Terbesar Sepanjang Masa, Ada Film Keluaran Disney!

7 Film Hollywood Adaptasi dari Film Asia yang Gagal Total, Ada yang Rating-nya 0%!

7 Film Horror Hollywood Terburuk Sepanjang Masa, Gak Layak Ditonton!

7 Film Hollywood Terburuk Sepanjang Masa, Cuma Ngandelin Konten Dewasa?

7 Film Animasi Terburuk Sepanjang Masa, Padahal Didukung Studio Terkenal!

undefined
Kembali Keatas