Gila! 5 Situs Populer Ini Ternyata Ada KW China-nya

Ditulis oleh Jaka - Senin, 08 Mei 2017, 11:00
Ternyata selain meniru produk smartphone, layanan teknologi populer pun berhasil China tiru dan mendapatkan kesuksesan serupa. Penasaran apa saja? Simak ulasan berikut ini ya,

China merupakan Negara yang dikenal suka "menjiplak". Banyak produk tiruan alias KW yang berasal dari negeri tersebut. Produk yang sering mereka tiru umumnya berasal dari brand terkenal.

Tak hanya sampai di situ, beberapa situs populer juga turut menjadi korban jiplakan loh. Negeri Tirai Bambu tersebut kerap membuat tindakan kontroversial dengan melakukan pemblokiran layanan teknologi asing, kemudian membuat tiruan dari layanan tersebut. Apa saja layanan teknologi populer yang berhasil China tiru? Berikut ini uraian selengkapnya.

BACA JUGA
  • 6 Kelebihan Smartphone China yang Gak Kalah Sama Negara Lain!
  • Kenapa Smartphone China Harganya Murah? Ini 5 Rahasianya
  • 20 Smartphone Android Buatan China Paling Canggih 2016

Gila! 5 Situs Populer Ini Ternyata Ada 'KW China'-nya

1. Google (KW: Baidu)

Sumber foto: Foto: lemons.ly

Memblokir layanan Google tak lantas membuat China kehilangan informasi dari luar negaranya. Tak jelas alasan mengapa China sampai memblokir semua layanan Google. Namun kemudian, diketahui China membuat tiruan Google yang diberi nama Baidu.

Layanan yang dapat diakses melalui laman Baidu.com tersebut menjadi mesin pencarian paling laris dan merupakan aset bisnis yang bernilai miliaran dolar AS. Sama seperti Google, Baidu juga berfungsi sebagai mesin pencari, penyimpan suara dan gambar.

2. YouTube (KW: Youku)

Sumber foto: Foto: youku.com

Kerusuhan yang terjadi di Tibet tahun 2008 silam menjadi alasan bagi China memblokir layanan YouTube. Namun kemudian, diketahui China membuat tiruan YouTube yang diberi nama Youku.

Layanan yang dapat diakses melalui laman Youku.com tersebut rupanya tak kalah canggih dengan YouTube. Dengan jumlah pengguna melebihi 500 juta, Youku berkembang sangat pesat dan mampu bersaing dengan layanan serupa.

3. Facebook (KW: Renren)

Sumber foto: Foto: LinkedIn

Perjuangan Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook untuk mencegah Negeri Tirai Bambu melakukan pemblokiran atas layananya berujung mengecewakan. Pada akhirnya, China resmi memblokir Facebook pada tahun 2009 silam saat terjadi kerusuhan di Xinjiang.

Pemblokiran tersebut pada akhirnya memunculkan kembaran Facebook yang diberi nama Renren. Layanan tersebut meskipun tidak sepopuler Facebook, telah memiliki pengguna yang tercatat sebesar 220 juta dengan jumlah pengguna aktif di atas 80 persen dan akan terus bertambah. Layanan yang dapat diakses melalui laman Renren.com tersebut bahkan mengalahkan layanan serupa asal Rusia, yaitu VKontakte.

ADVERTISEMENT
Gak Ada Google dan 9 Hal yang Tidak Bisa Kamu Temukan di China
"Great Firewall China". Sistem ini terus berkembang dalam segi cakupan dan kekuatannya, untuk memblokir akses ke situs asing
LIHAT ARTIKEL

4. Twitter (KW: Weibo)

Sumber foto: Foto: Mona Media

Menurut data, penduduk China rupanya gemar berkicau menggunakan layanan microblogging di internet. Lantas kenapa Twitter kemudian diblokir oleh Pemerintah China? Menjawab pertanyaan tersebut rupanya China kemudian membuat situs microblogging serupa yang diberi nama Weibo.

Layanan yang mirip Twitter tersebut ternyata sangat popular dan jumlah penggunanya melebihi 500 juta pengguna. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah. Karena mengalami peningkatan yang luar biasa membuat Weibo akhirnya terdaftar secara resmi di pasar saham Nasdaq pada tahun 2014.

5. Wikipedia (KW: belum ada nama resmi)

Sumber foto: Foto: TODAY.ng

Pemblokiran situs Wikipedia sudah dilakukan China saat pertama kali kemunculannya. Namun, baru-baru ini mereka memutuskan untuk membuat tiruannya sendiri. Pemerintah China mengumumkan bahwa layanan yang mirip Wikipedia tersebut baru akan diluncurkan tahun 2018 mendatang.

Layanan yang masih belum memiliki nama tersebut akan mempunyai lebih dari 300 artikel dan memuat konten yang berisikan informasi tentang IPTEK, budaya, dan sejarah di China. Pemerintah China sendiri sudah menyiapkan sumber daya sebanyak 20 ribu orang untuk mengembangkan situs layanan tersebut.

Itulah 5 situs atau layanan teknologi populer yang berhasil China tiru. Walaupun mereka hanya meniru, pada kenyataannya kita dapat melihat bahwa mereka berhasil dengan cara tersebut. Bagaimana menurutmu? Apakah cara yang China lakukan ini memang cara terbaik? Share pendapatmu di kolom komentar di bawah ini ya.

ARTIKEL TERKAIT

Sony Rilis Xperia L1, Android Terjangkau tapi Nggak Murahan

7 Tips Android 7.0 Nougat yang WAJIB Kamu Ketahui

7 Cara Meningkatkan Performa Laptop Supaya Nggak Lemot! (Part 2)

Bukan Cuma Internet, Hotspot Juga Dapat Berbagi Daya Baterai Smartphone

7 Aplikasi Android Ini Wajib Dimiliki Kamu Para Pekerja Kantoran

APPS TERKAIT
Capsa Royale 3.1.1
Games 88 Entertaiment
JalanTikus 2.5.2
Apps JalanTikus.com
Babe - Baca Berita 7.6.2
Apps Mainspring
Dress Up Diary 1.3.43
Games Maingames
undefined
Kembali Keatas