Teror Mencekam Dokter Iblis di Ouija: Origin of Evil

Ditulis oleh Jaka - Sabtu, 29 Oktober 2016, 12:30
Ouija: Origin of Evil adalah sebuah film prequel dari film horror berjudul Ouija di tahun 2014. Berlatar Los Angeles pada tahun 1965, Ouija 2016 ini menampilkan Elizabeth Reaser, Annalise Basso, dan Lulu Wilson.

Ouija: Origin of Evil adalah sebuah film prequel dari film horror berjudul Ouija di tahun 2014. Berlatar Los Angeles pada tahun 1965, Ouija 2016 ini menampilkan Elizabeth Reaser sebagai Alice Zander, Annalise Basso sebagai Lina Zander, dan Lulu Wilson sebagai Doris Zander.

Mike Flanagan selaku sutradara sekaligus penulis cerita berhasil membuat penonton tegang dari awal hingga akhir film. Film Ouija: Origin of Evil digadang-gadang sukses menghasilkan $14,065,500 (sekitar Rp182,6 miliar) hanya seminggu setelah pembukaannya di AS.

BACA JUGA
  • Crayon Shin-chan The Movie: Fast Asleep! The Great Assault On A Dreaming World!
  • Fenomena Magis Marvel’s Doctor Strange
  • REVIEW: Operation Chromite, Kilas Balik Peristiwa Sejarah Battle of Incheon

Teror Mencekam Dokter Iblis di Ouija: Origin of Evil

Film dimulai dengan adegan Alice Zander sebagai cenayang penghubung anggota keluarga hidup dengan kerabatnya yang telah meninggal. Meskipun dipercaya sebagai cenayang, ternyata semua yang dilakukan Alice hanya tipuan dan trik semata. Alice dibantu oleh kedua anaknya, Lina dan Doris Zander.

Pada suatu ketika, Lina mengenal papan Ouija dari temannya. Ia memberi usul pada ibunya untuk menggunakan Ouija sebagai trik tipuan baru. Meski awalnya dianggap mainan, papan Ouija ternyata benar-benar membawa roh ke rumah mereka. Permainan Ouija punya syarat yang tidak boleh dilanggar, yakni:

  1. Jangan bermain sendirian
  2. Jangan bermain di pemakaman/kuburan
  3. Selalu ucapkan selamat tinggal saat selesai bermain

Alice yang seorang janda, kesusahan dalam masalah finansial memicu anak terkecilnya, Doris untuk berhubungan dengan mendiang ayahnya melalui papan Ouija. Mereka menemukan uang di sebuah tempat tersembunyi dalam rumah itu. Yang mereka tidak ketahui, roh yang memberikan uang itu bukanlah roh ayahnya, melainkan seorang dokter gila, pemilik rumah sebelum mereka tinggal. Mulai saat itu, Doris dikuasai roh jahat dokter iblis tersebut.

ADVERTISEMENT

Pembunuhan demi pembunuhan terjadi. Jika kamu mencari film yang mengutamakan alur cerita, saya sarankan untuk mencari film horror lain, karena dalam film ini kamu akan diberikan ketegangan yang seakan tiada akhirnya. Dalam film ini juga kamu tidak akan menemukan solusi masalah roh yang mengganggu (yang mana solusinya akan kamu temukan di film Ouija 2014).

Virtual Reality Menegangkan dari Ouija: Origin of Evil

Untuk kamu penggemar horror sejati, kamu bisa mencoba VR Ouija: Origin of Evil secara gratis di booth Gandaria City hingga tanggal 30 Oktober 2016. Jika mencoba VR Experience ini kamu harus memiliki jantung yang kuat ya. Karena tentunya berbeda dengan menonton di bioskop, dengan VR, kamu akan merasakan pengalaman yang lebih nyata sekaligus jauh lebih menegangkan.

Tim JalanTikus juga sudah mencoba VR Experience Ouija: Origin of Evil ini loh. Kamu berani nggak? Terus kapan mau coba? Buruan loh, keburu booth-nya tutup.

Ouija: Origin of Evil tayang di Indonesia mulai Sabtu, 29 Oktober 2016 (Midnight Show) dan tayang reguler mulai minggu depan. Saksikan di bioskop-bioskop kesayanganmu.

Trailer Ouija: Origin of Evil

ARTIKEL TERKAIT

ONE PIECE FILM: GOLD, Pertaruhan Hidup dan Mati!

REVIEW Detective Conan: The Darkest Nightmare

REVIEW: GENIUS, Menguak Pentingnya Menikmati Hidup

REVIEW: Our Kind of Traitor, Intrik Menegangkan dari Mafia Rusia

Train to Busan: Tegang, Seru dan Menggetarkan

Bad Moms, Perjuangan Seorang Ibu yang Berusaha Sempurna!

APPS TERKAIT
Nonton Film Online 3.0.0
Apps nonton.com
Nonton TV Online 1.3
Apps Aku Cinta Indonesia
IMDb Movies & TV 5.4.1.105410410
Apps IMDb
MoviePop 1.1.7
Games FreshPlanet
Kembali Keatas