Seram! Pesan Ojek dan Taksi Online, Malah Dapat Driver Hantu

Ditulis oleh Jaka - Jumat, 14 Oktober 2016, 13:00
Kasus ini terjadi pada mereka yang memesan jasa taksi online, Uber. Kontan, para pemesan pun langsung membatalkannya. Terlanjur ketakutan saat melihat foto profil si driver yang pucat dan menyeramkan.

Anda berlangganan ojek atau taksi online? Well, sebaiknya kamu harus lebih waspada mulai saat ini. Sebab ketika kamu melihat wajah si driver, mungkin yang muncul di profilnya bukan tampilan manusia. Melainkan sosok hantu. Seperti yang sedang ramai terjadi di Tiongkok baru-baru ini.

Kasus ini terjadi pada mereka yang memesan jasa taksi online, Uber. Kontan, para pemesan pun langsung membatalkannya. Terlanjur ketakutan saat melihat foto profil si driver yang pucat dan menyeramkan.

BACA JUGA
  • Cara Daftar dan Naik UBER Gratis Tanpa Kartu Kredit
  • GO-CAR vs Uber vs Grab Car: Tarif Siapa yang Lebih Murah?
  • Cara Mudah Cek Tarif GO-JEK, Grab dan Uber Tanpa Membuka Aplikasi
Usai ditelusuri oleh pihak perusahaan penyedia jasa, kenyataannya cukup banyak driver hantu yang bergetayangan. Benarkah mereka hantu sungguhan? Tidaklah pastinya. Ini hanya akal-akalan si driver saja agar para penumpang meng-cancel pesanannya.

Secara teknis, ketika si driver sudah dipesan tetapi kemudian di-cancel, maka mereka tetap mendapatkan uang. Makan gaji buta. Awalnya hanya satu atau driver yang mencoba cara licik ini. Lama-kelamaan semakin banyak, karena mereka bisa mendapatkan uang seketika tanpa harus beranjak menjemput dan mengantar penumpang.

"Saya mengalaminya saat malam hari," ucap salah seorang pengguna aplikasi Uber, Veaer Wang. "Di peta saya melihat si driver melewati lokasi saya beberapa kali, tetapi dia tidak juga muncul menjemput saya. Padahal jalanan tempat saya berdiri cukup sempit. Dan saya pasti melihat jelas setiap mobil yang lewat."

Uber menegaskan sedang menginvestigasi kasus ini. Mengumpulkan bukti-bukti untuk memberantas perilaku para driver penipu. Bukan hanya bakal dipecat, para driver hantu juga akan diseret ke ranah hukum. Waduh! Semoga saja kasus semacam ini tidak terjadi di Indonesia.

ARTIKEL TERKAIT

uberMOTOR, Resmi Jadi "Go-Jek" Paling Murah di Jakarta

Selain Grab, GO-CAR, dan Uber, Taxies Juga Resmi Jadi Layanan Taksi Online

6 Kelebihan Aplikasi Blue Bird Dibanding GO-JEK dan UBER

Salip AHOK, Uber Hadirkan Solusi untuk Atasi Kemacetan Jakarta!

Google Waze Rider, Saingan Baru Uber, Go-Jek dan Grab

APPS TERKAIT
Uber 3.134.5
Apps
GO-JEK 3.47.1
Apps PT GO-JEK INDONESIA
Grab (GrabTaxi) 4.25.0
Apps GrabTaxi Holdings
BajaiApp 1.0.25
Apps Lightyear Group Limited
undefined
Kembali Keatas