10 Kasus Pencurian Terbesar oleh Hacker Sepanjang Masa

Ditulis oleh Jaka - Sabtu, 14 Juli 2018, 09:00
Kegiatan yang dilakkan oleh hacker sebenarnya tujuannya satu, mendapatkan profit atau keuntungan dari kegiatan hack yang mereka lakukan. Sejarah mencatat setiap tahunnya pencurian oleh para hacker kerap terjadi bahkan sudah dimulai sebelum ada komputer.

Hacking adalah sebuah kegiatan untuk memasuki sistem melalui sistem operasional lain yang dijalankan dan dibuat oleh Hacker. Tujuanya untuk mencari hole/bugs pada sistem yang akan dimasuki dan mendapatkan keuntungan dari sistem yang berhasil mereka bobol.

Seringkali, hacker tidak main-main dalam menjalankan aksinya. Sejarah mencatat bahwa hacker bisa jadi siapa saja dan keuntungan yang mereka dapatkan sangat fantastis jumlahnya. Berikut 10 Kasus Pencurian Terbesar oleh Hacker Sepanjang Masa.

BACA JUGA
  • 10 Film Tentang Hacker yang WAJIB Kamu Tonton
  • 10 Grup Hacker Paling Berbahaya di Dunia, Skill-nya Bukan Maen...
  • 36 Aplikasi Hacker Android Terbaik Update 2022, Sering Digunakan Hacker!

10 Kasus Pencurian Terbesar oleh Hacker Sepanjang Masa

1. Phonemaster (1994)

Sumber foto: Moonbase Central

Pada tahun 1994 sekumpulan hacker yang menamakan diri mereka Phonemasters, berhasil membobol kartu telfon panggilan internasional kurang lebih US$1,85 juta! Pada tahun 1994, belum ada peralatan canggih dan software mumpuni secanggih sekarang, tetapi mereka mampu mendapatkan uang sebanyak itu dan baru bisa ditangkap 5 tahun kemudian.

2. Citibank / Vladimir Levin (1995)

Sumber foto: Shutterstock

Diperkirakan US$10 juta telah diretas oleh Vladimir Levin, setelah ia berhasil membobol sistem keamanan IT Citibank New York, Amerika Serikat. Meski hampir sebagian besar uang yang dicuri Levin kembali, ia tertangkap setelah diselidiki oleh FBI.

3. Mafiaboy (2000)

Sumber foto: The Register

Mafiaboy adalah nama alias dari seorang hacker remaja bernama Michael Calce yang berhasil menelurkan Project Rivolta, sebuah sistem yang merusak sistem yang membuat trafik website perusahaan-perusahaan besar seperti Yahoo!, Fifa.com, Amazon, Dell, eBay, and CNN. Diduga Michael berhasil meraup US$1,2 Miliar.

ADVERTISEMENT

4. Operation Get Rich (2005)

Sumber foto: vpnmentor

Alberto Gonzalez dan gengnya, berhasil membobol 140 juta kartu kredit menggunakan SQL injections untuk meretas Wi-Fi perusahaan-perusahaan besar. Paling tidak, dari satu perusahaan saja, Gonzalez berhasil mendapat US$250 juta. Gonzalez dihukum selama 20 tahun atas perbuatannya.

5. Iceman (2007)

Sumber foto: VietTimes

Max Ray Butler adalah hacker yang paling lihai menyamar. Siang hari ia bekerja sebagai konsultan kemanan IT yang bahkan jasanya dipakai oleh FBI dan saat malam ia bekerja sebagai hacker profesional dengan nama alias Iceman. Ia berhasil membobol 2 juta kartu kredit dengan jumlah yang ia pergunakan sebanyak US$86 juta.

6. Epsilon (2011)

Sumber foto: QuirkyByte

Epsilon adalah perusahaan email marketing di dunia dengan jumlah klien lebih dari 2.000 perusahaan. Pada 2011, perusahaan ini berhasil di-hack oleh kelompok hacker tidak dikenal. Paling tidak, estimasi kerugian yang dialami oleh perusahaan ini adalah US$225 juta hingga US$4 miliar!

7. PlayStation Network (2011)

Sumber foto: TechWorm

Siapa yang tidak ingat kasus pencurian yang menimpa perusahaan besar Sony dan brand terbaiknya PlayStation? LulzSec hacker syndicate adalah kelompok yang bertanggung jawab atas hal ini. Mereka berhasil membobol data 77 juta akun pemain PlayStation! Sony dikabarkan rugi US$171 juta dari kasus ini.

8. Mt Gox Bitcoin Exchange (2014)

Sumber foto: Daily Express

Hacker yang belum tidak diketahui namanya ini, bertanggung jawab atas pencurian data 60 ribu pengguna Mt Gox customer, lalu menggunakan username dan password mereka untuk membobol Bitcoin yang setara dengan US$460 juta. Ternyata Bitcoin tidak seaman yang banyak dibicarakan orang, ya.

9. The 100 banks robbery (2015)

Sumber foto: WTKR.com

Kegiatan hacking ini mulai tercium ketika Kaspersky ikut turun tangan menangani kasus ini. Untuk meredam kecemasan publik, pihak Kaspersky hanya bisa memastkan bahwa 100 bank di 25 negara telah diretas sistem perangkat lunaknya dan lucunya sang hacker hanya membatasi jumlah pencuriannya di antara US$2,5 juta - US$10 juta. Namun, diperkirakan lebih dari US$1 miliar telah berhasil dibobol oleh kelompok hacker ini.

10. Bangladesh Bank Heist (2016)

Sumber foto: Dhaka Tribune

kalau tidak karena ada typo yang dilakukan oleh hacker ini, mungkin US$950 juta sudah berhasil mereka rampas dan masuk ke rekening mereka. Walaupun mereka gagal membobol US$950 juta dari Bank Bangladesh, mereka tetap berhasil membobol US$81 juta!

Akhir Kata

Demikian pembahasan Jaka mengenai 10 Kasus Pencurian oleh Hacker Sepanjang Sejarah. Kejahatan yang dilakukan oleh hacker kerap kali serupa dengan kejahtan yang dilakukan secara langsung. Jika kita mempunyai kemampuan di atas rata-rata, lebih baik digunakan untuk hal yang positif ya, guys! Silakan share dan komen artikel ini untuk terus mendapatkan informasi, tips dan trik dan berita seputar terknologi dari Jalantikus.com

ARTIKEL TERKAIT

Inilah 5 Pemain Tik Tok Terpopuler Selain Bowo Alpenliebe! Nomor 4 Punya 2 Juta Follower??

Sssttt! Inilah 7 Game Keren Tersembunyi yang Tidak Ada di Play Store

7 Gamepad untuk Main PUBG Mobile Terbaik dengan Harga Dibawah Rp 500 Ribuan

5 'Aplikasi Goblok' Menurut Google Play Store yang Jangan Sampe Kamu Install di Android

APPS TERKAIT
Hack App Data Terbaru
Apps SteelWorks
Nmap - Hack Wifi (Internet Gratis) Terbaru
Apps Google LLC
zANTI - Hack Wifi (Internet Gratis) 3.19
Apps Zimperium
Network Spoofer - Hack Wifi (Internet Gratis) Terbaru
Apps Will Shackleton
undefined
Kembali Keatas