AWAS! Ini 3 Bahaya Beli Smartphone Samsung Garansi Distributor

Ditulis oleh Jaka - Rabu, 10 Mei 2017, 21:00
Namun, ada beberapa bahaya yang mengintai. Berikut ini Bahaya beli smartphone Samsung garansi distributor. Jangan terjebak dengan harga yang lebih murah ya

Meski Samsung Galaxy S8 begitu membahana dan seakan menjadi penyelamat selepas kasus ponsel mereka yang meledak, nampaknya tahun ini masih membawa hal yang tak mengenakkan bagi vendor asal Korea Selatan ini. Terlebih penjualan di Indonesia, gempuran smartphone Samsung garansi distributor mulai menggeliat.

Hal ini tentu berdampak buruk bagi penjualan ponsel bergaransi resmi, karena harga yang ditawarkan dengan garansi distributor jauh lebih murah di pasaran. Terhitung ada tiga seri garansi distributor yang sudah masuk pasar Indonesia, di antaranya Galaxy J3 Pro, Galaxy C5 dan C7. Namun, ada beberapa bahaya yang mengintai. Berikut ini bahaya beli smartphone Samsung garansi distributor.

BACA JUGA
  • Klaim Garansi Rumit? 4 Hal Ini Harus Diperhatikan Pada Smartphone Bergaransi Distributor
  • Perbedaan Garansi Resmi & Garansi Distributor, Pilih Mana?
  • 7 Bahaya Membeli Smartphone Replika yang WAJIB Kamu Ketahui!

Inilah Bahaya Beli Smartphone Samsung Garansi Distributor

1. Garansi abal - abal

Bisa kita sepakati bahwa garansi distributor adalah garansi 'abu - abu, alias kebenarannya masih dipertanyakan. Berkaca dari pengalaman konsumen sebelumnya yang membeli ponsel merk Cina yang marak dengan garansi distributor, kebanyakan dari mereka tak tahu harus bagaimana dan harus ke mana untuk melakukan klaim garansi.

Meski begitu memang ada beberapa garansi yang benar dapat diklaim, namun selebihnya hanya menjadi sekedar embel - embel garansi saja. Oleh karena itu, jika kamu memang sudah 'ngebet' punya ponsel Samsung dengan harga murah, lupakan soal garansi.

2. Penggunaan tidak berjalan dengan baik

Ya, bisa kita lihat bahwa ponsel Samsung yang tidak dilabeli garansi resmi, merupakan ponsel yang memang sejatinya tidak rilis di tanah air. Ini tentu jadi pertanyaan dan pertimbangan, karena jika memang tidak direkomendasikan dirilis di Indonesia, mengapa kita harus membelinya?

Hal yang mungkin terjadi adalah beberapa fitur yang mungkin tidak dapat berfungsi secara baik bahkan tidak berjalan sama sekali, contohnya yang paling rentan adalah jaringan 4G. Mungkin hal ini bisa diatasi dengan melakukan pemasangan custom ROM pada ponsel tersebut, namun tentunya hal ini jauh lebih merepotkan dan tentunya kinerja smartphone bisa jadi kurang maksimal.

3. Rentan Refurbished

Membeli ponsel bergaransi distributor, artinya kita juga harus siap dengan resiko mendapatkan barang refurbished atau rekondisi. Sebelumnya hal ini juga terjadi pada beberapa smartphone merk Cina dan iPhone bergaransi distributor yang dibanderol dengan harga murah, setelah diselidiki ternyata ponsel tersebut adalah rekondisi.

Tentu hal ini bukan tidak mungkin juga bisa terjadi pada smartphone Samsung bergaransi distributor. Karena jika kita mendapatkan ponsel dengan kondisi seperti ini, tentu saja sangat rugi, karena berarti kita membeli ponsel yang sebenarnya sudah tak layak edar.

ADVERTISEMENT

Ya, itulah 3 bahaya beli smartphone Samsung garansi distributor. Meski harga ponsel garansi distributor memang menggiurkan, ada baiknya kita lebih memilih garansi resmi karena tentu jauh lebih terjamin.

ARTIKEL TERKAIT

Berkat Google Street View, Aksi Kriminal Ini Terungkap

Mau Main Game PS4 Pake HP Android? Begini Caranya!

Bukan Sulap Bukan Sihir! 5 Cara Ini Bisa Buat Smartphone Lama Tampak Baru

Seperti JARVIS, Ini Cara Membuat Android Menyapa Nama Kamu!

Cara 'Mencuri' Foto Profil Instagram Orang dengan Mudah!

APPS TERKAIT
AnTuTu Benchmark
Apps AnTuTu
Android Device Manager 1.1.9
Apps Google Inc.
Babe - Baca Berita 7.6.2
Apps Mainspring
JalanTikus 2.5.2
Apps
undefined
Kembali Keatas